Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tampil Trengginas, Korea Utara Bekuk Korea Selatan
Sepakbola
16 jam yang lalu
Tampil Trengginas, Korea Utara Bekuk Korea Selatan
2
Melanggar Lalu Lintas, Gisele Bündchen Kena Tilang Polisi
Umum
15 jam yang lalu
Melanggar Lalu Lintas, Gisele Bündchen Kena Tilang Polisi
3
Chand Kelvin dan Dea Sahirah Sudah Resmi Bertunangan
Umum
16 jam yang lalu
Chand Kelvin dan Dea Sahirah Sudah Resmi Bertunangan
4
Timnas U 17 Wanita Tatap Laga Perdana Melawan Filipina di Piala Asia U 17 AFC 2024
Sumatera Barat
17 jam yang lalu
Timnas U 17 Wanita Tatap Laga Perdana Melawan Filipina di Piala Asia U 17 AFC 2024
5
Rizky Febian Siap Lepas Masa Lajang, Mahalini Syahadat Sebelum Akad
Umum
16 jam yang lalu
Rizky Febian Siap Lepas Masa Lajang, Mahalini Syahadat Sebelum Akad
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Waduh, Kota Padang Kehabisan Tempat Buang Sampah

Waduh, Kota Padang Kehabisan Tempat Buang Sampah
TPA Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. (Foto: Fachri Hamzah/jpnn).
Rabu, 23 Februari 2022 22:33 WIB

JAKARTA - Kota Padang hasilkan limbah sampah setiap harinya sebanyak 550 ton per hari, diperidiksi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, akan kelebihan muatan pada tahun 2026.

"Kalau terjadi pusing juga kami,mau buang sampah ke mana lagi," kata Wali Kota Padang Hendri Septa dilansir GoSumbar dari JPNN.COM, Rabu (23/2/2022).

Agar hal demikian tidak terjadi, Pemko Padang akan mengeluarkan surat edaran tentang hemat penggunaan sampah plastik. "Saya ingin tak ada lagi kantong plastik di swalayan Kota Padang. Saya ketika ke Jakarta belanja di swalayan tidak dikasih plastik," sambung Hendri.

Di Kota lain sudah diterapkan hal seperti Jakarta. Ia yakin Kota Padang juga bisa. Nantinya, lanjut Hendri, Pemko Padang akan membentuk Peraturan yang tegas soal penggunaan sampah plastik. "Ke depan, Kami akan beri sanksi tegas bagi masyarakat yang melanggar. Untuk sekarang kami masih sosialisasi," kata Hendri.

Ia berharap masyarakat juga ikut membantu dalam sosialisasi pengurangan sampah plastik ini. "Kota Padang adalah milik masyarakat, bukan pemko saja. Masyarakat harus terlibat penuh dalam membersihkan Kota Padang dari sampah plastik," harap Hendri.

Sementara itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Sumbar Uslaini mengatakan, program pemerintah Kota Padang sangat untuk pengurangan pengunaan sampah plastik. "Ini, langkah yang bagus diambil pemko Kota Padang," ujar Uslaini.

Sebenarnya, peraturan mulai dari, undang-undang, peraturan pemerintah sampai peraturan kota, sudah ada. "Tinggal implementasinya dan mengubah pola masyarakat yang suka membuang sampai sembarangan," kata Alumni Fakultas Pertanian Unand itu.

Saat ini terjadi penumpukan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang dengan ketinggian kurang lebih tiga meter.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Sumatera Barat, Padang
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/