Home  /  Berita  /  Umum

Khawatir Kerumunan Ancol Mengulang Kasus India, Cak Imin Geram

Khawatir Kerumunan Ancol Mengulang Kasus India, Cak Imin Geram
Netizen membandingkan kerumunan Ancol dengan ritual di India. Rakyat India mandi di Sungai Gangga (kiri), wisatawan mandi di pantai Ancol pada 14 Mei 2021 (kanan). (gambar: ist./tangkapan layar cuitan akun twitter @murtadhaone1)
Sabtu, 15 Mei 2021 14:56 WIB
JAKARTA - sebanyak 39.000-an wisatawan membludak di Pantai Ancol, Jakarta pada Jumat (14/5/2021) atau H+1 Lebaran Idul Fitri 1442 H. Menjadi trending di Twitter pada Sabtu pagi, netizen membandingkan kerumunan wisatawan yang mandi di Pantai Ancol dengan ritual mandi di Sungai Gangga, India.

Merespons situasi tersebut, Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar, mengkritisi Pemprov DKI terkait dibukanya Pantai Ancol di tengah kekhawatiran muncul klaster libur lebaran.

"Bagaimana orang mandi di pantai bisa menerapkan protokol kesehatan? Pakai masker juga tidak mungkin. Mau jaga jarak juga bagaimana caranya?" ujar Ketum PKB yang akrab disapa Cak Imin itu, Sabtu (15/5/2021).

Sementara ritual ziarah kubur dilarang, dibukanya kawasan wisata Ancol merupakan standar ganda kebijakan, menurut Ketua Tim Pengawasan Penanganan Bencana Covid-19 DPR itu.

"Kalau hari ini akhirnya ditutup, ya saya rasa terlambat. Dan jangan penutupan sementara untuk hari ini saja. Keselamatan rakyat harus diprioritaskan. Jangan membuat kebijakan yang justru mengorbankan rakyat. Jangan sampai apa yang terjadi di India, terjadi pula di Indonesia akibat sebuah kebijakan yang tidak tepat," kata Cak Imin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Peristiwa, Umum
wwwwww