Home  /  Berita  /  Peristiwa

Hujat Personel TNI KRI Nanggala-402, Aipda FI Diamankan Propam Polda DIY

Hujat Personel TNI KRI Nanggala-402, Aipda FI Diamankan Propam Polda DIY
Aipda Fajar sudah diperiksa Propam. (Foto: Istimewa)
Senin, 26 April 2021 15:34 WIB
JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial Instagram terkait adanya sejumlah prajurit TNI AL yang mendatangi Polsek Kalasan Sleman. Kedatangannya itu untuk meminta klarifikasi sekaligus pertanggungjawaban terhadap anggota Polsek Kalasan berinisial Aipda FI terkait komentar miring terkait KRI Nanggala-402 yang tenggelam beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda DIY Yogyakarta Kombes Yulianto membenarkan terkait video viral tersebut. Ia menyebut, kejadian itu terjadi pada Minggu (25/4) malam. "(Kejadian) Tadi malam di Polsek Kalasan," katanya, Senin (26/4).

Dia menegaskan, saat ini terhadap anggota tersebut masih dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polda DIY terkait video viral itu. "Sudah diamankan sejak semalam dan sekarang sedang dalam pemeriksaan Propam Polda DIY," tegasnya.

Selama menjalani pemeriksaan, terhadap Aipda FI telah dibebastugaskan sementara dari jabatannya tersebut. Hal ini dikarenakan pemeriksaan yang kini tengah dijalaninya.

"Sekarang masih fokus di pemeriksaan. Jadi ya enggak kerja yang lain," ungkapnya.

Dalam akun Instagram milik @Infokomando, tak hanya menampilkan sebuah video sejumlah prajurit TNI AL menyambangi Polsek Kalasan Sleman saja. Melainkan juga menampilkan sebuah foto AFI yang tengah duduk di hadapan penyidik.

"Tidak ingin terjadi gesekan dan demi menjaga sinergitas TNI - Polri, Polda DIY bergerak cepat dengan memanggil Aipda Fajar Indriawan anggota Polsek Kalasan Sleman yang diduga mengunggah komentar tidak pantas di akun facebook miliknya terkait tenggelamnya KRI Nanggala 402," tulis akun tersebut.

"Tampak pada foto di atas Aipda Fajar tengah duduk di depan tim penyidik Polda DIY untuk menjalani pemeriksaan. Sebelumnya Polsek Kalasan Sleman sempat didatangi puluhan prajurit TNI menuntut adanya klarifikasi kepada Aipda Fajar. Kedatangan mereka didasari jiwa solidaritas yang saat ini sedang berduka atas peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402 di Perairan Bali," tulis kembali.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Pemerintahan, Hukum, Peristiwa
wwwwww