Home  /  Berita  /  GoNews Group

Olahraga Otomotif Indonesia Diyakini Mampu Berprestasi di Kancah Internasional

Olahraga Otomotif Indonesia Diyakini Mampu Berprestasi di Kancah Internasional
Kamis, 11 Februari 2021 18:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menpora Zainudin Amali merasa yakin Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Bambang Soesatyo yang akrab dipanggil Bamsoet mampu membawa prestasi olahraga otomotif Indonesia di kancah internasional.


"Saya yakin Mas Bamsoet yang punya kapasitas dan jaringan akan mampu membawa prestasi olahraga otomotif Indonesia semakin berjaya di kancah internasional," kata Zainudin Amali usai Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman melantik PP IMI periode 2021-2024 di Golden Ballroom Hotel Sultan, Rabu (10/2/2021) pagi.

Di awal tahun kepengurusan PP IMI, kata Zainudin Amali, ada tugas berat yang harus dijawap yakni mempersiapkan pelaksanaan MotoGP Mandalikan dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

"Tugas pertama yang menanti mempersiapkan MotoGP Mandalika, dan PON Papua. Khusus untuk PON ini ada tugas meskipun kesibukan sebagai Ketua MPR luar biasa, perlu segera meninjau Sirkuit di Merauke demi suksesnya PON," imbuhnya.

"Tidak mungkin DORNA memberikan kepercayaan jika tidak ada prestasi, terus jalin komunikasi, selamat Mas Bamsoet dan seluruh pengurus untuk mengemban tugas masa bakti 2021-2024," tutupnya.

Amali beharap tata kelola organisasi PP IMI yang cukup bagus dengan adanya regenerasi dalam kepemimpinan terus ditingkatkan. "Ini menandakan organisasi ini sehat, ada pergantian kepengurusan dan kepemimpinan secara reguler, dan setahu saya belum ada dualisme dalam kepengurusan IMI, ini penting saya sampaikan," ujarnya.

Ditegaskan saat ini ada gejala organisasi olahraga mengalami perpecahan, ada dualisme bahkan ada yang sampai tiga kepengurusan. Kondisi seperti itu akan membuat organisasi tidak sehat dan akan berpengaruh kepada pembinaan serta prestasi cabang olahraga yang diurusnya.

"Perpecahan akan mempengaruhi tata kelola. Salah satu prasyarat prestasi bisa bagus kalau tata kelolanya bagus, insyaallah prestasi akan tercipta. Tapi kalau tata kelolanya tidak bagus, saya pastikan tidak ada prestasi yang akan muncul," tegasnya. ***

wwwwww