Home  /  Berita  /  Peristiwa

Hilang Kontak, Sriwijaya Air Rute Jakarta - Pontianak Berpenumpang 56 Orang

Hilang Kontak, Sriwijaya Air Rute Jakarta - Pontianak Berpenumpang 56 Orang
Tim SAR menemukan serpihan yang diduga dari badan Pesawat Sriwijaya Air. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 09 Januari 2021 18:38 WIB
JAKARTA - Pesawat Sriwijaya Air yang dikabarkan hilang kontak dalam penerbangan rute Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1/2021) membawa penumpang 56 orang.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor registrasi SJ 182 tersebut, diketahui hilang kontak 4 menit usai lepas landas.

Saksi mata melaporkan melihat adanya benda jatuh di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pesawat itu memiliki tujuan Jakarta-Pontianak yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Dilansir dari laman flighradar24.com, diinformasikan pesawat dengan kode penerbangan SJ182 berangkat pada pukul 13.40 WIB dan tiba di bandara tujuan pada pukul 15.15 WIB.

Dalam program berita Kompas TV sore, dilaporkan Pulau Laki, berada di antara Pulau lancang dan Pulau Tidung, diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak.

Pesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak setelah takeoff dari bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Sabtu (9/1/2021) sore.

Penerbangan SJ182 seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak. Namun data Flightradar24 menunjukkan B737-500 Sriwijaya Air SJ182 berhenti di sekitar 11 mil laut bandara Soekarno Hatta, di atas Kepulauan Seribu.

Pesawat nampak sempat melewati ketinggian 11.000 kaki, namun tiba-tiba ketinggian dan kecepatan pesawat turun drastis. Posisi terakhir menunjukkan ketinggian 250 kaki di atas permukaan laut dengan kecepatan 115 knots.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan ada pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Ia menyebut, dirinya menerima informasi itu sekitar pukul 14.30 WIB. Juanedi mengatakan pesawat tersebut jatuh dan meledak."Iya katanya ada (pesawat jatuh) tadi jam 14.30 WIB. Mungkin saat ini sedang ada pencarian infonya ada (pesawat) yang jatuh, meledak di Pulau Laki," katanya seperti dilansir GoNews.co dari detik.com, Sabtu (9/1/2021).

Junaedi menjelaskan Pulau Laki berada di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Tidung. Menurutnya, Pulau Laki tidak merupakan tempat tidak berpenghuni."Pulau itu perbatasan Pulau Tidung dan Pulau Lancang, tengah-tengah antara Tidung dan Lancang," ia menjelaskan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com dan GoNews
Kategori:Umum, Peristiwa
wwwwww