Home  /  Berita  /  Umum

Syarief Hasan Luncurkan Buku Biografi 'Nahkoda Menatap Laut'

Syarief Hasan Luncurkan Buku Biografi Nahkoda Menatap Laut
Wakil ketua MPR RI/politisi partai Demokrat, Syarief Hasan bersama istrinya, Ingrid Kansil, dalam peluncuran buku 'Nahkoda Menatap Laut' di Jakarta, Kamis (17/12/2020). (foto: zul/gonews.co)
Kamis, 17 Desember 2020 21:39 WIB

JAKARTA - Wakil ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan alias Syarief Hasan meluncurkan sebuah buku berjudul 'Nahkoda Menatap Laut'. Ini adalah buku autobiografi Syarief yang mengungkap fakta sejarah sepanjang karir politiknya.

Buku berisi 15 Bab itu, mengulas sejarah Syarief mulai dari kilas kisah orang tuanya, Muhammad Hasan di era KNIl, NICA tahun 1946, masa Syarief memasuki dunia politik dan memilih partai Demokrat lalu mendapat banyak kepercayaan dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga saat ini. Di antara kepercayaan yang diterima Syarief yakni, pernah menjadi ketua fraksi Demokrat DPR RI, pernah menjabat menteri UKM, ketua harian partai Demokrat, dan menjadi wakil ketua MPR RI saat ini.

"Saya termasuk orang yang sangat beruntung karena mengalami banyak waktu bersama Pak SBY. Saya dibimbing langsung oleh beliau. Dan saya akan tetap berkiprah di partai Demokrat, apapun yang terjadi," kata Syarief dalam sambutan acara peluncuran yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (17/12/2020) malam.

Dalam acara yang dihadiri banyak tokoh baik dari internal Demokrat, rekan kerja di MPR RI, perwakilan DPD RI, perwakilan BIN, dan perwakilan pemerintahan Jokowi malam itu, Syarief menyatakan bahwa apapun yang tertulis dalam buku 'Nahkoda Menatap Laut' adalah fakta sejarah yang Ia alami.

"Kepada pihak-pihak yang bersinggungan dalam sejarah itu, saya harap bisa menerima itu sebagai sejarah," kata Syarief.

Ia memastikan, dirinya tak punya maksud selain berbagi pengalaman untuk generasi muda Indonesia. Ia mengatakan buku 'Nahkoda Menatap Laut' yang disusun selama 6 tahun dan digarap oleh tim Mizan itu, juga bagian dari kecintannya pada keluarga.

"Buku ini juga sebagai bagian dari sumbangsih kecintaan saya pada istri saya, Ingrid Kansil dan anak-anak serta cucu saya. Terima kasih untuk dukungan yang diberikan selama ini. Dengan buku ini saya berharap, kalian lebih mengerti bahwa saya amat mencintai kalian," kata Syarief.

'Nahkoda Menatap Laut', kata Syarief, adalah fakta apa adanya sosok Syarif yang terbentuk dari berbagai pengalaman dan inspirasi. Salah satu tokoh yang Ia sebut menginspirasi adalah Tanri Abeng, yang juga pernah menjadi guru bahasa Inggris Syarief.

"Darinya saya terinspirasi untuk tetap menatap laut, dan menatap bahwa dunia bukan sebatas Indonesia," kata Syarief.

Dalam kesempatan tersebut, Tanri yang hadir di lokasi peluncuran mengaku lupa bahwa Syarief pernah menjadi muridnya.

"Ini bukti bahwa Pak Syarief adalah orang yang tidak lupa teman," kata Tanri.

Sosok lain yang Ia sebut dalam kesempatan peluncuran buku berjumlah halaman sebanyak 594 halaman itu adalah wakil ketua MPR RI Jazilul Fawaid. Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul, disebut sebagai rekan diskusi spiritual Syarief.

"Saya banyak belajar dari Gus Jazil," kata Syarief.

Usai acara, politisi asal salah satu desa di Palopo itu menegaskan bahwa dirinya berharap buku ini bisa memotivasi banyak generasi muda bangsa untuk mengejar cita-cita dan berani melalui apapun rintangan. Generasi muda mesti 'menatap laut' dengan penuh keyakinan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwww