Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rifad Marasabessy Ngaku Siap Tempur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Rifad Marasabessy Ngaku Siap Tempur
2
Joseph Desmet Coba Patuhi Semua Instruksi Pelatih
Olahraga
18 jam yang lalu
Joseph Desmet Coba Patuhi Semua Instruksi Pelatih
3
Hanya Ada Satu Target Prastawa
Olahraga
18 jam yang lalu
Hanya Ada Satu Target Prastawa
4
'Hari Kemenangan', LaNyalla dan OSO 'Ngobrol' soal Amandemen
Politik
23 jam yang lalu
Hari Kemenangan, LaNyalla dan OSO Ngobrol soal Amandemen
5
David Singleton Bicara Soal Kartika Siti Aminah
Olahraga
18 jam yang lalu
David Singleton Bicara Soal Kartika Siti Aminah
6
Reza Guntara Merasa Permainannya Belum Stabil
Olahraga
17 jam yang lalu
Reza Guntara Merasa Permainannya Belum Stabil
Home  /  Berita  /  Nasional

Lalai Tegakkan Prokes, Kapolda Metro Jaya dan Jabar Dicopot

Lalai Tegakkan Prokes, Kapolda Metro Jaya dan Jabar Dicopot
Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, (int)
Senin, 16 November 2020 18:12 WIB

JAKARTA - Irjen Nana Sudjana dicopot dari jabatan Kapolda Metro Jaya dan Irjen Rudy Sufahriadi dicopot sebagai Kapolda Jawa Barat (Jabar). Keduanya dicopot karena dianggap lalai menegakkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

''Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan. Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapoda Jawa Barat,'' kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel. Senin (16/11/2020), seperti dikutip dari detik.com.

Sebelumnya Menko Polhulkam Mahfud MD menyampaikan pemerintah akan memberi sanksi kepada aparat yang tak tegas menegakan protokol kesehatan. Saat menyampaikan pesan pemerintah ini, Mahfud memberi penekanan.

''Kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan,'' kata Mahfud MD, mengulang tiga kali objek yang ditujunya dalam jumpa pers soal kerumunan di tengah pandemi Covid-19 ini, di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin tadi.

Mahfud meminta aparat keamanan untuk tegas.

''Pemerintah meminta untuk tidak ragu dan bertindak tegas dalam memastikan protokol kesehatan dapat dipatuhi dengan baik,'' kata Mahfud.

Pandemi Covid-19 adalah urusan nyawa orang banyak. Perlu ketegasan untuk menjaga situasi ini. Dia menyatakan, aparat keamanan yang tidak tegas itu bakal kena sanksi.

''Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada aparat keamanan yang tidak mampu bertindak tegas dalam memastikan terlaksananya protokol kesehatan Covid-19,'' kata Mahfud.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Peristiwa, Nasional
wwwwww