Home  /  Berita  /  Peristiwa

APK Dicopot, Ratusan Pendukung Cawako Erman Safar - Marfendi Datangi Bawaslu Bukittinggi

APK Dicopot, Ratusan Pendukung Cawako Erman Safar - Marfendi Datangi Bawaslu Bukittinggi
Alat Peraga Kampanye (APK) Dicopot, Ratusan Pendukung Cawako Erman Safar - Marfendi datangi Bawaslu Bukittinggi, Rabu 4 November 2020.
Rabu, 04 November 2020 21:16 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Ratusan orang simpatisan pasangan calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi, Erman Safar - Marfendi mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi, yang terletak di Jl Prof Hazairin No 80, Kelurahan Belakang Balok, Kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi, Rabu 4 November 2020 sekira pukul 17.10 WIB.

Simpatisan paslon yang diusung tiga partai besar yakni dari Partai Gerindra, PKS dan Golkar ini, datang ke Bawaslu menggunakan mobil dan puluhan sepeda motor.

Hingga pukul 18.00 WIB, kerumunan massa terlihat semakin bertambah banyak. Mereka berada di halaman kantor Bawaslu dan sebagian lagi berada di luar kantor Bawaslu, sembari meneriaki agar mengganti Ketua Bawaslu.

Ratusan massa ini datang ke Bawaslu karena tidak terima dengan pencopotan Billboard Paslon urut 2 dan Alat Peraga Kampanye (APK) lainnya yang dilakukan oleh Bawaslu Bukittinggi di daerah Mandiangin Koto Salayan.

Sementara di dalam kantor Bawaslu, tim pemenanganan Erman Safar -Marfendi masih berdiskusi dengan Ketua Bawaslu, Ruzi Hariyadi dan komisioner Bawaslu Bukittinggi lainnya.

Saat bakda Maghrib datang, Erman Safar yang juga datang ke Bawaslu mengajak para simpatisan dan pendukungnya untuk melaksanakan Shalat Maghrib terlebih dahulu. Setelah Maghrib hingga pukul 21.00 WIB massa simpatisan semakin ramai memadati Kantor Bawaslu Bukittinggi, bahkan tumpah ruah ke jalanan, polisi pun segera menutup akses jalan di kawasan itu agar tidak menimbulkan kemacetan.

Puluhan personil dari Sat Sabhara Polres Bukittinggi pun terlihat ikut memantau kerumunan massa sembari berjaga - jaga untuk menghindari terjadinya hal-hal yamg tidak diinginkan dalam aksi tersebut. (**)

wwwwww