Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta

Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Selasa, 29 September 2020 08:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Demi masa recovery lebih baik menjalani dua partai tandang, Persib Bandung akan menetap sementara di Yogyakarta. Tim arahan Robert Alberts akan menghadapi PSM Makassar, Minggu (4/10) di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta berlanjut menantang Barito Putera di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Sabtu (10/10/2020).

"Kami akan tinggal di Yogya karena ada jeda waktu enam hari di antara pertandingan. Permintaan saya sebulan lalu, ingin memindahkan laga kedua yang dimainkan tanggal 10 agar dimajukan dua hari. Tapi itu tidak berubah. Andai kami pulang dahulu ke Bandung akan menghabiskan banyak waktu di perjalanan, jadi kami memutuskan tinggal di Yogya," papar Robert.

Akan menjadi pekerjaan rumah selanjutnya, Persib harus mencari lapangan untuk berlatih selama di sana. Sedikit sulit lantaran banyak klub yang memilih Yogyakarta sebagai kota untuk menetap selama menjalani lanjutan Extraordinary Competition Liga 1 2020. Robert berharap mendapatkan lapangan latihan yang baik selama melakukan persiapan di sana. 

"Masalahnya adalah lapangan, tentunya karena ada banyak tim yang bermarkas di Yogya dan mereka sudah lebih dulu memesan lapangan jadi mereka pasti menjadi prioritas. Kami masih mencari lapangan latihan yang bagus dan mari berharap kami bisa menemukan lapangan untuk berlatih supaya kami bisa melakukan persiapan terbaik di Yogya," tutur Robert. 

Ads

Persib akan mulai melakukan perjalanan ke Jawa Tengah pada Kamis (1/10/2020). Tim sampai membawa makanan sendiri dalam perjalanan tersebut demi menghindari pemberhentian di tengah jalan. Protokol kesehatan disiplin dilakukan, Robert tidak ingin anak-anak asuhnya terpapar Covid-19 saat melakukan perjalanan. 

"Kami pergi hari Kamis, tanggal 1. Karena kami mengantisipasi perjalanan bus selama 10 jam. Kami menyiapkan juga makanan sendiri ketika perjalanan jadi kami tidak perlu berhenti membeli makanan karena itu berkaitan dengan prosedur keselamatan dan protokol kesehatan, kebersihan," urainya. ***

wwwwww