Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Tri Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi

Tri Tito Karnavian Tekankan Pentingnya Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian. (Foto: Ist.)
Selasa, 25 Agustus 2020 19:18 WIB

PADANG - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian bersinergi dengan TP PKK Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam Gerakan Bersama Pakai (Gebrak) Masker.

Dalam peluncuran Gerakan Tiga Juta Masker di Provinsi Sumbar yang dihadiri seluruh TP PKK Kabupaten/Kota, Forkopimda se-Sumbar dan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (25/8/2020) di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, secara simbolis dibagikan sebanyak 3 juta masker dan sejumlah paket bantuan sosial yang merupakan hasil gotong-royong Pemda bersama pihak swasta dan seluruh elemen masyarakat di Sumbar.

Baca Juga: Tak Pakai Masker di Jakarta bisa Didenda Rp1 Juta, Pelaksanaannya bisa Libatkan TNI-Polri

Baca Juga: Saat Anggota Komisi Intelijen Tegur Pewawancara Tak Kenakan Masker

"Saya yakin juga ibu-ibu ini memiliki banyak peranan yang sangat penting sekali di rumah dalam menegakkan aturan karena sebetulnya penegak aturan disiplin di rumah itu adalah kaum ibu. Ibu yang sudah sejak dalam kandungan mengasuh anaknya sampai anaknya mungkin sudah punya cucu pun masih juga membuat aturan di rumahnya ataupun keluarganya, sehingga gerakan memakai masker ini akan berhasil di Provinsi Sumbar ini", ujarnya.

Tri Tito juga tidak lupa menyampaikan apresiasi dan ungkapkan rasa terima kasih kepada Gubernur Sumbar dan jajarannya dalam mendukung kegiatan tersebut. Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya untuk disiplin taati protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: Gerakan Bagi-Bagi Jutaan Masker bisa Berlangsung Lebih Lama

"Saya selaku Ketum TP PKK berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah menginisiasi 3 juta masker di Sumbar ini, dan dari keterangan Bapak Gubernur kemarin bahwa sebelumnya juga sudah melaksanakan kegiatan protokol kesehatan di masyarakat yang walaupun masyarakat masih banyak yang belum menyadari pentingnya protokol kesehatan di tengah pandemik Covid-19 ini, masih banyak yang mengira bahwa Covid19 tidak akan sampai ke keluarganya atau dirinya bahkan ada yang menganggap ini hanya hoax, kalau mereka mengerti bagaimana Covid-19 ini menyerang 216 negara harusnya mereka mengerti ini bukan hoax sama sekali, ini bukan hal yang main2, bukan hal yang kecil, karena tidak mungkin covid19 ini akan melumpuhkan ekonomi seluruh dunia bahkan sampai saat ini banyak sudah negara-negara yang ekonominya sudah mencapai resesi", urainya.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sumatera Barat, GoNews Group, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan

wwwwww