Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
17 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
17 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
3
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
GoNews Group
17 jam yang lalu
Penderita  Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
4
Prajurit TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan Dahsyat di Beirut
Internasional
22 jam yang lalu
Prajurit TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan Dahsyat di Beirut
5
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
GoNews Group
15 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
6
Ledakan di Beirut 1/5 Bom Atom Hiroshima, Picu Gempa Magnitudo 3,3
Internasional
19 jam yang lalu
Ledakan di Beirut 1/5 Bom Atom Hiroshima, Picu Gempa Magnitudo 3,3
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Nasib Djoko Tjandra Setiba di Indonesia

Nasib Djoko Tjandra Setiba di Indonesia
Jum'at, 31 Juli 2020 00:03 WIB
JAKARTA - Polri telah berhasil menangkap buronan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali pada 1999, Djoko Tjandra, di Malaysia dan membawanya ke Indonesia pada Kamis (30/7/2020) malam.

Keberhasilan penangkapan Djoko Tjandra tak lepas dari instruksi presiden Joko Widodo agar Djoko bisa ditangkap, dan kerjasama police to police antara Mabes Polri dengan Polisi Diraja Malaysia.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyatakan, selanjutnya "ada proses di kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti. Namun demikian di kepolisian tentunya ada proses hukum tersendiri,".

Seperti diketahui, Buronan Djoko Tjandra dikenal licin lantaran meskipun diketahui kabur ke luar negeri pada 2009, dalam status buron Ia dikabarkan sempat datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada awal Juni 2020.

Setidaknya, 1 orang oknum lurah, 3 orang oknum polisi dan 1 orang oknum jaksa, disebut terkait dengan licinnya Djoko Tjandra dari jerat hukum.

Tak hanya itu, pengacara Djoko Tjandra, yakni Anita Kolopaking, juga ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini berdasarkan barang bukti dan pemeriksaan 23 saksi.***

Kategori : Hukum, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www