Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Politik
10 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
2
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
22 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
3
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
21 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
4
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
23 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
5
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
Peristiwa
20 jam yang lalu
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
6
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Hukum
9 jam yang lalu
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Loading...
Home  /   Berita  /   Padang

Pemko Padang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Pemko Padang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban
Wali Kota Padang Mahyeldi saat meninjau hewan kurban di Padang, Selasa. (Antara/Humas)
Rabu, 29 Juli 2020 08:51 WIB
PADANG - Pemerintah Kota Padang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban guna memastikan layak dan memenuhi syarat untuk disembelih pada Idul Adha 1441 Hijriah.

"Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan sapi kurban di sini layak, umurnya cukup kondisi fisik baik, warna bulunya mengkilat dan di samping itu kesehatannya juga baik," kata Wali Kota Padang Mahyeldi di Padang, Selasa (28/7/2020).

Ia mengatakan hal itu ketika bersama jajaran Dinas Pertanian melakukan peninjauan ke salah satu lokasi penampungan hewan kurban di Kampung Kalawi, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji.

Ia mengingatkan penjual hewan kurban dan masyarakat tidak menyembelih sapi betina produktif.

"Bidang Kesehatan Hewan diminta memastikan sapi-sapi yang akan disembelih di Kota Padang sudah diperiksa dan kondisinya sehat," ujarnya.

Mahyeldi menyarankan sapi yang kondisinya layak dan sehat diberi label dan pembeli dapat membeli sapi yang berlabel sehingga lebih terjamin.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Kota Padang agar dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban menerapkan protokol kesehatan dan tidak menggunakan kantong plastik.

"Pengurus masjid juga diminta mencegah terjadinya penumpukan massa di masjid dan sebaiknya mengantarkan daging kurban ke rumah warga, ujarnya.

Untuk kebutuhan hewan kurban, Mahyeldi memastikan cukup tersebar di 57 tempat penjualan sapi di Kota Padang, meski tahun ini terjadi penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Diperkirakan penurunannya itu sampai 15 atau 20 persen, tahun lalu lebih kurang ada 7.600 ekor sapi kurban tahun ini sekitar 6.000 ekor," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat menyampaikan Pemerintah Kota Padang telah membuat protokol kesehatan tentang pemotongan hewan kurban sebagai panduan bagi masyarakat dalam melaksanakan penyembelihan hewan.

Menurut dia, dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban peserta yang akan menyaksikan harus dalam kondisi sehat dan mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, menggunakan masker dan menghindari kontak fisik, menjaga jarak, mengatur waktu penyembelihan, dan memberi tanda batas antrean.

Semua orang yang terlibat dalam penyembelihan, setiba di rumah segera mandi dan berganti pakaian.

Ia juga mengingatkan bahwa selain panitia dan peserta, warga lain tidak diperkenankan menyaksikan penyembelihan guna mengantisipasi kerumunan orang.

Selain itu daging kurban diantar ke rumah warga sehingga tidak ada penumpukan orang, ujarnya.

Bagi pedagang hewan kurban, Pemkot Padang juga telah menerbitkan edaran tentang protokol kesehatan yang harus dipenuhi, antara lain hanya menjual hewan yang memenuhi syarat untuk dikurbankan dan dapat dilakukan secara daring atau kandang penampung.

Jika dilakukan di kandang penampung maka tempat harus memenuhi persyaratan teknis, pedagang harus sehat, menyediakan tempat cuci tangan, memakai masker dan sedapat mungkin transaksi nontunai.

Syahrial menambahkan untuk memastikan hewan kurban memenuhi syarat dan bebas penyakit, pihaknya menurunkan tim pengawas sepekan menjelang Idul Adha. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Pemerintahan, Sumatera Barat, Padang

Loading...
www www