Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Penjelasan Telkom IndiHome dan Telkomsel Soal Gangguan Internet di Sumatera
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ini Penjelasan Telkom IndiHome dan Telkomsel Soal Gangguan Internet di Sumatera
2
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
Hukum
10 jam yang lalu
Calon Wagub Sumbar Usungan Gerindra Jadi Tersangka
3
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
Peristiwa
9 jam yang lalu
Suami Jual Istri 2 Tahun Layani Threesome, Pelanggannya Ada Wanita, Begini Pengakuannya
4
Terapkan Customer Identity and Access Management, XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital
Ekonomi
22 jam yang lalu
Terapkan Customer Identity and Access Management, XL Axiata Permudah Pelanggan Akses Berbagai Layanan Digital
5
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
Nasional
7 jam yang lalu
Terkait Skandal Djoko Tjandra, Kejagung Tangkap Jaksa Pinangki Selasa Malam
6
Shin Tae Yong Pulangkan 11 Pemain Timnas U 19
GoNews Group
22 jam yang lalu
Shin Tae Yong Pulangkan 11 Pemain Timnas U 19
Loading...
Home  /   Berita  /   Kesehatan

Dua Bocah Kakak-Adik di Agam Terinfeksi Corona, Tertular dari Ibunya yang Tengah Hamil

Dua Bocah Kakak-Adik di Agam Terinfeksi Corona, Tertular dari Ibunya yang Tengah Hamil
Ilustrasi virus corona. (int)
Minggu, 26 Juli 2020 21:38 WIB
AGAM - Dua bocah kakak beradik di Aro Kandikia, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Kedua bocah berusia 8 tahun dan 4 tahun itu diduga tertular dari ibunya, R (29), yang tengah hamil.

''Pasien positif Covid-19 itu inisial MRA (8) laki-laki dan ZQR (4) perempuan,'' kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Khasman Zaini, Ahad (26/7/2020), seperti dikutip dari Inews.id.

Khasman menuturkan, kedua pasien positif itu diketahui berdasarkan hasil penelusuran dari klaster Gadut, Kecamatan Tilatangkamang.

''Saat ini kedua pasien telah dirawat di Rumah Sakit Ahmad Muhtar (RSAM) Bukittinggi,'' kata dia.

Sementara itu, suami R, yang pada tes swab sebelumnya tidak terkonfirmasi positif, berkemungkinan dilakukan pemeriksaan usap ulang oleh pihak RSAM Bukittinggi.

''Dengan hasil ini, tidak ada penelusuran lanjutan klaster Gaduik, Kecamatan Tilatangkamang,'' katanya.

Atas penambahan itu, pasien positif Covid-19 di Agam menjadi 24 orang dan 19 orang sudah dinyatakan sembuh. Saat ini lima pasien lainnya sedang dirawat di Padang Besi dua orang dan RSAM Bukittinggi tiga orang.

''Saya mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan cara memakai masker, cuci tangan, jangan keluar rumah kalau tidak mendesak,'' katanya.***

Editor : hasan b
Sumber : inews.id
Kategori : Kesehatan

Loading...
www www