Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
Hukum
12 jam yang lalu
Viral di Medsos, Pelaku Pungli di Bukittinggi Ini Akhirnya Berurusan dengan Polisi
2
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
GoNews Group
21 jam yang lalu
Catatan Kritis Anis Byarwati Tentang Omnibus Law
3
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
GoNews Group
20 jam yang lalu
DPR Minta Tinjau Ulang Keputusan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning
4
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
Pendidikan
19 jam yang lalu
Pemda, Kepala Sekolah dan Orangtua Diharap Cermat Memilih PJJ atau Tatap Muka
5
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Sidang Tahunan MPR RI, Fadel Muhammad: Pidato Presiden Harus Beri Harapan
6
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
GoNews Group
21 jam yang lalu
HNW: Sidang Tahunan Bukti MPR Taat Aturan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Mendagri Minta Kepala Daerah Rangkul Eks. KKB untuk Bangun Papua

Mendagri Minta Kepala Daerah Rangkul Eks. KKB untuk Bangun Papua
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Foto: Ist./Puspen)
Kamis, 23 Juli 2020 06:49 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta para kepala daerah di Papua, untuk membantu anggota KKB yang kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, dan memggerakkan mereka dalam memanfaatkan potensi Papua untuk kesejahteraan rakyat Papua.

"Tolong kepala-kepala daerah juga betul-betul manfaatkan maksimal untuk pembangunan sehingga terbuka lapangan kerja. Potensi alam Papua ini sungguh luar biasa, apalagi sumber daya manusianya, ini akan cepat maju ini. Ini adalah pulau yang termasuk sumber daya alamnya melimpah. Yang bisa menjadi modal bagi masyarakat Papua. Kalau semua sudah bekerja seperti di Papua Barat maka saudara-saudara kita ini kita harapkan mereka turut juga membangun daripada membunuh orang lain," kata Tito.

Hal itu disampaikan Tito dalam konferensi pers usai menghadiri acara rapat bersama Forkopimda Provinsi Papua terkait situasi politik terkini, pendisiplinan masyarakat untuk taat protokol kesehatan Covid-19, dan terlaksananya program objek vital nasional di Papua, Rabu (22/7/2020), kemarin.

Mendagri Tito menegaskan, pemerintah (berbagai kementerian terkait) menaruh perhatian pada kemajuan pembangunan di Papua dan telah menyiapkan skema untuk memajukan Papua.

"Istilahnya keroyokan untuk membantu percepatan pembangunan di Papua, di bidang pendidikan, kesehatan, yang wajib-wajib hukumnya, kemudian infrastruktur termasuk jalan trans Papua. Kemudian pertanian, perikanan, perternakan, perkebunan. Semua kementerian dan lembaga di tingkat pusat juga banyak dilibatkan untuk mempercepat pembangunan," kata Tito.

Seperti diketahui, UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua tengah masuk Prolegnas Priorotas di DPR. Pasal yang memuat hak dana untuk Papua dari DAU nasional menjadi salah satu sebab revisi.

Berdasarkan pasal tersebut, hak dana untuk Papua dari DAU Nasional akan usai pada 2021.***

Editor : Muhammad Dzulfiqar
Kategori : Pemerintahan, Nasional, GoNews Group

Loading...
www www