Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
Bukittinggi
13 jam yang lalu
Yemmelia: Pilkada Bukan Ajang Balas Sakit Hati
2
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
Nasional
15 jam yang lalu
Jokowi dan Menteri Tak Pakai Masker Saat Rapat Penanganan Covid-19, Begini Penjelasan Kepala Setpres
3
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
GoNews Group
21 jam yang lalu
Belasan Juta Data Digital sudah Bocor, Sukamta Pertanyakan Kerjasama Data Center Indonesia-Perancis
4
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
18 jam yang lalu
Total 115.056 Orang, 1.922 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 26 Provinsi, Ini Rinciannya
5
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
GoNews Group
22 jam yang lalu
DPR Ingin RI-Turki segera Temukan Vaksin Covid-19
6
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
GoNews Group
18 jam yang lalu
Bagja Meninggal Dunia, Sepakbola Indonesia Berduka
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri

Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Nurul Sa'adah
Minggu, 12 Juli 2020 17:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ternyata Azis Syamsudin yang dua periode memimpin Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI bukan hanya sukses mencetak atlet Cricket putri Indonesia sebagai pemecah rekor dunia. Namun, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi Golkar ini juga sukses mendorong keinginan atlet cricket putri Indonesia, Nurul Sa'adah untuk meneruskan pendidikan di luar negeri.

Seperti diketahui atlet Criket putri asal DKI Jakarta, Yulia Anggraeni bersama rekannya dari Bali, Winda Prastini tercatat sebagai pemegang rekor skor T20i partnership. Mereka mencetak 257 partnership run dalam format T20i saat Tim Srikandi Indonesia melawan Filipina Desember 2019 lalu. Rekor yang mereka pecahkan sebelumnya dipegang atlet Cricket asal Afghanistan pria Hazratullah Zaza dan Usman Ghani (236) runs yang di cetak Februari 2019. 

Kini, Nurul Sa'adah yang juga mantan atlet Cricket DKI Jakarta kembali mengukir prestasi dalam bidang pendidikan. Mahasiswi S-1 jurusan Pendidikan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menyelesaikan Short Course Sports Management di University Leipzig, German 2018. Bahkan, Nurul Sa'adah terpilih sebagai ambassador Sport Management University Leipzig untuk kawasan Asia.

"Alhamdulillah, saya terpilih sebagai ITK Ambassador University Leipzig untuk kawasan Asia. Semua prestasi ini, saya dapatkan berkat dukungan pak Azis Syamsudin yang memberikan dukungan penuh untuk bisa mendapatkan beasiswa dari University Leipzig Jerman," kata Nurul Sa'adah yang ditemui di Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Saat ini, anak keempat dari empat bersaudara pasangan Suhatri Nazir dan Alm. Ema Herlinda Tamar sedang mengajukan beasiswa di University Technology Sydney Sports and Exercise Science Psychology untuk 2021.

"Saya akan terus meniti karir dalam bidang pedidikan ilmu keolahragaan selagi masih ada kesempatan. Ke depan, saya ingin mengabdikan diri untuk membangun dunia olahraga Indonesia," kata wanita berkerudung yang murah senyum ini.

Dengan menjadi ITK Ambassador University Leipzig Jerman, Nurul Sa'adah berkeinginan untuk mengajak atlet-atlet lainnya untuk mengikuti jejaknya. Dengan demikian, mereka yang sudah tidak lagi menjadi atlet bisa tetap mengabdi untuk membangun prestasi olahraga Indonesia ke depan.

"Ayo kita memburu beasiswa sehingga kita bisa bersama-sama membangun olahraga Indonesia. Kesempatan bagi atlet Indonesia untuk mendapatkan beasiswa cukup besar tetapi mereka hanya kurang informasi saja. Terus terang, semua fasilitas tersedia dan kita hanya tinggal bawa badan saja untuk mengikuti pendidikan ketika mendapatkan beasiswa. Makanya, saya akan berusaha mensosialisasikannya agar atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya bisa mendapatkannya," imbuh Nurul yang berkeinginan menyampaikan niatnya kepada Menpora Zainudin Amali.

Prestasi Nurul yang mantan atlet sofball ini cukup bersinar di cricket. Dia sukses membawa Tim Cricket DKI Jakarta meraih 1 medali emas nomor T20, 1 medali perunggu Super 8’s pada Pra PON 2015. Kemudian, merebut 2 medali emas nomor Super 8’s dan T20 pada PON Jawa Barat 2016.

Bersama Direktur ITK University Leipzig, Daniel Eckert-Lindhammer. 

Saat ditanya apakah sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Nurul Sa'adah yang ditunjuk Panitia Penyelenggara Asian Games (Inasgoc) sebagai asisten Mubarak Al Suwailem selaku President ASFA (Aero Sports Federation of Asia) selama penyelenggaraan Asian Games 2018 ini menjawab, "Sudah sempat mengajukan sejak tahun 2018 sih tapi belum ada kelanjutannya. Mudah-mudahan saja bisa diproses secepatnya."

Secara terrpisah, Ketua Umum PP PCI, Azis Syamsudin mengapresiasi upaya Nurul Sa'adah yang ingin menimba ilmu di luar negeri dengan memanfaatkan beasiswa. "PP PCI akan mensupport penuh. Dan, Nurul Sa'adah ini patut menjadi ikon bagi atlet-atlet lain. Jadi, olahraga Indonesia bisa lebih baik ke depannya dengan keberadaan atlet yang menimbah ilmu sport science lulusan universitas luar negeri," katanya.

“Semangat dan determinasi Nurul luar biasa, menjadi inspirasi bagi atlet-atlet cricket di seluruh Indonesia. Semoga ke depan hal ini menjadi inspirasi anak muda di Tanah Air agar bisa terus mengharumkan nama bangsa. Selamat untuk Nurul,” timpal Wakil Ketua Umum PP PCI, Abhiram S. Yadav. ***

Kategori : Olahraga, GoNews Group

Loading...
www www