Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
17 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
GoNews Group
7 jam yang lalu
Waspadai Covid 19,  Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
GoNews Group
17 jam yang lalu
Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat
4
Jika Banyak 'Kotak Kosong' di Pilkada 2020
Politik
19 jam yang lalu
Jika Banyak Kotak Kosong di Pilkada 2020
5
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
GoNews Group
18 jam yang lalu
Pandemi dan Persaingan Kerja Lulusan Baru
6
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
GoNews Group
15 jam yang lalu
Belasan Tahun Raih WTP, DPD Targetkan Zero Temuan Tahun Depan
Loading...
Home  /   Berita  /   Pesisir Selatan

BNPB Verifikasi Rencana Rehabilitasi Jalan-jembatan di Pesisir Selatan

BNPB Verifikasi Rencana Rehabilitasi Jalan-jembatan di Pesisir Selatan
Banjir di Painan Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan. (ANTARA / HO)
Kamis, 09 Juli 2020 17:13 WIB
PAINAN - Tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) memverifikasi usulan rehabilitasi jalan dan jembatan pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Tim tersebut dipimpin oleh Kepala Sub Bidang Inventarisasi dan Analisis Kebutuhan, Direktorat Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bidang Rehabilitasi Rekonstruksi BNPB, Syafera dan diterima oleh Asisten III Bupati Pesisir Selatan, Hamdi di Painan, Kamis.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala BPBD Pesisir Selatan, Herman Budiarto, dan pejabat terkait lainnya.

Asiten III Bupati Pesisir Selatan, Hamdi menjelaskan bahwa sebelumnya daerah itu telah mengusulkan 24 item kegiatan untuk dilakukan perbaikan pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada 2018.

"Dari 24 item kegiatan dibutuhkan anggaran hingga Rp26 miliar. Namun, setelah dilakukan pra verifikasi, yang lolos hanya sebanyak empat kegiatan dengan anggaran rehabilitasi sebesar Rp6,2 miliar," katanya.

Empat item kegiatan itu yakni jalan Limau-Limau Ngalau Gadang, Kecamatan Bayang Utara, jalan Labuhan Tanjak di Kecamatan Linggo Sari Baganti, jembatan gantung Binjai, dan jembatan permanen di Kecamatan Ranah Ampek Hulu.

Sementara itu, Syafera mengemukakan verifikasi dilakukan untuk melihat fakta lapangan berkaitan dengan beberapa persyaratan rehabilitasi prasarana setelah bencana.

Kriterianya adalah dampak kerusakan yang terjadi setelah banjir bandang, kewenangan daerah dalam hal penanganan, kesesuaian dampak bencana dengan lokasi, serta prasarana tersebut harus tercatat dalam kartu inventaris barang (KIB).

Tim akan memverifikasi selama empat hari yang dimulai sejak 7 Juli hingga 11 Juni 2020, hasil verifikasi akan melahirkan rekomendasi sesuai fakta di lapangan. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat, Pesisir Selatan

Loading...
www www