Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
Hukum
7 jam yang lalu
Puluhan Geng Motor Bersenjata Golok Serang Laskar FPI saat Pasang Spanduk Habib Rizieq
2
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
Pesisir Selatan
14 jam yang lalu
Pesisir Selatan Kini Miliki Tiga Kampus Nagari
3
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
GoNews Group
10 jam yang lalu
Dokter Andhika Berpulang setelah Positif Covid, PMRJ: Riau Kehilangan Putra Terbaik
4
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
GoNews Group
15 jam yang lalu
Toyota Astra Recall 36.000 Alphard, Innova, Fortuner, Corolla, Cruiser dan Hilux, Ini Masalahnya
5
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
Ekonomi
15 jam yang lalu
Bikin Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Warga Palembang Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara
6
Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas
Pendidikan
12 jam yang lalu
Gubernur Sumbar: Lulusan PT Jadi Pengangguran Jika tak Berkualitas
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Joko Susilo Terus Edukasi Pengembangan Sepakbola Usia Dini

Joko Susilo Terus Edukasi Pengembangan Sepakbola Usia Dini
Kamis, 25 Juni 2020 19:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Semangat Joko Susilo tak surut membagi ilmu pada masa pandemi Covid-19 dengan segala keterbatasannya. Pelatih Persik Kediri tersebut mulai aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan edukasi bertopik sepak bola.

Di luar kegiatan kepelatihan, Joko Susilo memang terkenal aktif dalam kegiatan edukasi bertopik sepak bola, khususnya pengembangan usia dini. Dia sering mengadakan seminar, diskusi bersama maupun coaching clinic.

Materi-materi yang dibawakan mayoritas dari seminar-seminar kepelatihan profesional. Selain itu terkadang dia juga menggunakan hasil riset pribadinya sendiri dari pengalamannya sebagai pelatih. 

Mantan asisten timnas Indonesia tersebut mengatakan sejauh ini kegiatan yang dilakukan berjalan baik dan lancar. Meskipun berlangsung ditengah pandemi namun tidak mengurangi antusiasme peserta untuk hadir datang langsung ke lokasi seminar.

“Mereka senang sekali dan banyak sekali yang datang. Kebanyakan mereka yang ikut sudah masuk kepelatihan jadi sangat membutuhkan tambahan pengetahuan itu,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Joko selalu berusaha menerapkan protokol-protokol kesehatan disetiap kegiataanya. Ini kemudian yang menjadi pembeda dengan kegiatan coaching clinic yang dilakukan saat sebelum pandemi menyerang.

Tidak ada kendala yang berarti dalam menerapkan protokol kesehatan. Kebetulan mayoritas peserta coaching clinic adalah pelatih-pelatih dewasa sehingga lebih mudah dikoordinasi.

“Perbedaan hanya social distancing saja. Saya coaching pelatih-pelatihnya, jadi hanya kami imbau untuk menjaga jarak,” paparnya. ***


Loading...
www www