Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
23 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
15 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
16 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
15 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
20 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Berdalih Tes Keperawanan, Ayah Gauli Putrinya di Kebun Karet, Korban Kini Hamil 2 Bulan

Berdalih Tes Keperawanan, Ayah Gauli Putrinya di Kebun Karet, Korban Kini Hamil 2 Bulan
Ilustrasi korban pencabulan. (int)
Sabtu, 06 Juni 2020 14:18 WIB
PALI - Aparat Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menangkap RS (34), Kecamatan Talang Ubi, PALI, karena menggauli putri kandungnya, J.

Dikutip dari Merdeka.com, akibat perbuatan bejat pelaku, anak gadisnya yang berumur 17 tahun itu kini tengah hamil dua bulan.

Kasus itu terungkap setelah korban menyadari perutnya membesar dan mengalami gejala seperti orang hamil. Dia pun mengadu ke ibunya. Oleh ibunya, dibawa ke bidan untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan bidan, diketahui korban positif hamil dengan usia kandungan dua bulan.

Setelah didesak ibunya, korban menceritakan kejadian yang dialaminya.

Ibu korban selanjutnya melaporkan kasus itu ke polisi dan akhirnya pelaku diringkus tanpa perlawanan.

Pemerkosaan itu berawal saat pelaku mengajak korban menemaninya menyadap karet di kebunnya di Kecamatan Talang Ubi, PALI, Sumatera Selatan, pada Maret 2020. Pelaku bertanya kepada korban, apakah masih perawan atau tidak? Korban menjawab, dirinya belum pernah berhubungan badan dengan siapa pun.

Pelaku membujuk anaknya itu untuk membuktikan omongannya dengan mengetes keperawanan. Permintaan pelaku ditolak dan korban mencoba melarikan diri karena ketakutan.

Namun tangan korban berhasil ditarik ayahnya dan terjadilah pemerkosaan.

Aksi bejat terhadap putrinya itu kembali diulangi pelaku di tempat yang sama, pada Jumat (17/4).

Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suhariyadi mengatakan, tersangka berdalih tak mampu menahan nafsu melihat putrinya yang beranjak dewasa. Tersangka pun merencanakan pemerkosaan dengan mengajak korban ke kebun dan berpura-pura menanyakan keperawanan korban.

''Tersangka memerkosa korban atau anaknya dua kali dan ketika diperiksa sudah hamil dua bulan,'' ungkap Yudhi, Jumat (5/6).

Sebelum pemerkosaan itu terjadi, tersangka sempat berbuat tak senonoh kepada korban. Dia memperlihatkan kemaluannya kepada korban.

''Semuanya diakui tersangka. Dia kami kenakan Pasal 81 ayat (3) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara,'' pungkasnya.***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : Hukum, Peristiwa

Loading...
www www