Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Sepasang PNS Bukan Suami-Istri Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil di Pinggir Jalan
2
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Diberhentikan Tidak Sesuai Prosedur, Tiga Mantan Wali Jorong Gadut Agam Ini Ajukan Somasi
3
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
GoNews Group
13 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
4
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
Peristiwa
14 jam yang lalu
Dua Kakak Beradik di Sumbar Tewas Tertimbun Longsor Saat Tidur Nyenyak Jumat Dini Hari
5
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
18 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
6
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Kesehatan
10 jam yang lalu
Bisnisnya Hancur dan Dijauhi Tetangga, Keluarga Pasien yang Peti Jenazahnya Jatuh Minta Nama Baiknya Dipulihkan
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Curi Motor, Romadhon Ditembak Polisi di Bulan Ramadan

Curi Motor, Romadhon Ditembak Polisi di Bulan Ramadan
Senin, 18 Mei 2020 17:54 WIB
SURABAYA - Seorang bandit motor bernama Ririn Romadhon dilumpuhkan kakinya dengan tembakan oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pemuda 25 tahun asal Jalan Bonowati itu mencuri dan ditembak kakinya di bulan ramadan.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana mengatakan, Romadhon diburu setelah teridentifikasi mencuri motor di Jalan Kapasan Kidul II, Surabaya beberapa waktu lalu. Dari remakan video CCTV yang ada, Romadhon saat itu beraksi bersama dua temannya.

"Setelah kami berikan tembakan peringatan tak digubris, kami terpaksa melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki tersangka," ujar Arief, Sabtu (16/5/2020).

Dalam rekaman CCTV pula terlihat bahwa komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini tidak sampai 15 menit mencuri motor beat milik korban. Dua pelaku yaitu TO dan M turun dari boncengan dan langsung menuju motor yang disasar.

"Ketiga pelaku mengendarai satu motor. Setelah mendapat target mereka berbagi peran. Ada yang mondar mandir untuk memastikan situasi. Ada yang bertugas sebagai eksekutor dan ada yang membawa motor hasil curian," tambah Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Sebelum dijual ke penadah, motor curian itu disimpan Romadhon di rumahnya. Dan sebelum motor curian itu terjual, Romadhon disergap tetapi berusaha kabur dan melawan. Sehingga oleh Tim Resmob, kaki kanannya dilumpuhkan dengan tembakan.

"Untuk dua pelaku lainnya sudah masuk DPO kami dan masih kami buru," tegas Arief.

Dari pemeriksaan Romadhon dan kelompoknya tidak hanya mencuri motor. Mereka diduga melakukan perampasan. Sebab saat rumahnya digeledah, Tim Resmob menemukan barang bukti kalung emas.

"Kalung emas itu sudah kami sita dan kami dalami dari mana kalung itu. Ada dugaan merupakan hasil kejahatan," tandasnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Jatimnow.com
Kategori : Peristiwa, Hukum

Loading...
www www