Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
16 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
22 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
3
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
22 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
4
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
Pemerintahan
22 jam yang lalu
198.765 Jamaah Lunasi Setoran Haji, Kemenag: Boleh Diminta tapi Jangan Semuanya Ya!
5
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
Pasaman Barat
18 jam yang lalu
Kemenag Pasaman Barat Berdayakan KUA untuk Jelaskan Penundaan Berhaji
6
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
8 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Loading...
Home  /   Berita  /   Sumatera Barat

408 Warga Sumbar Positif Covid-19, Tambahan Terbanyak dari Klaster Pasar Raya

408 Warga Sumbar Positif Covid-19, Tambahan Terbanyak dari Klaster Pasar Raya
Ilustrasi. (net)
Minggu, 17 Mei 2020 13:44 WIB
PADANG - Warga Sumbar positif COVID-19 tembus 400 orang dengan tambahan terakhir 12 orang berdasarkan tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukitinggi.

"Dengan tambahan 12 orang, maka hari ini total warga yang positif terpapar adalah 408 orang," kata juru bicara COVID-19 Sumbar, Jasman di Padang, Minggu (17/5/2020).

Tambahan 12 orang itu didapatkan setelah tim bekerja keras memeriksa 874 sampel yang masuk, selama 22 jam sejak kemaren.

Warga yang teridentifikasi positif itu masih didominasi Kota Padang yaitu dari klaster Pasar Raya sebanyak 11 orang.

Kemudian dari Kabupaten Limapuluh Kota satu orang, pria 52 tahun. Sample swab yang bersangkutan dikirim oleh RS Adnan WD Kota Payokumbuah, berdasarkan hasil tracing dari riwayat kontak dengan pasien positif pertama di Kota Payakumbuh.

Namun berdasarkan KTP dan tempat tinggal, yang bersangkutan adalah warga Taeh Baruah, Koto Kaciak Kecamatan Payakumbuh, kelahiran Simalanggang.

Lebih jauh Jasman mengatakan hasil kerja tim labor yang dipimpin Dr. dr. Andani Eka Putra, M Sc adalah salah satu unsur penting dalam upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19 di Sumbar. Penanganan yang dilakukan tergantung pada hasil pemeriksaan yang dilakukan.

Ia membantah semakin banyak warga yang teridentifikasi menjadi tanda gagalnya Pembatasan Sosial Berskala Besar di Sumbar. Malah, hal itu adalah indikasi berhasilnya PSBB karena dengan diketahui statusnya, penanganannya akan lebih mudah dan terarah.

Saat ini Sumbar tengah menerapkan PSBB tahap II yang direncanakan hingga 19 Mei dan kemungkinan diperpanjang lagi hingga 29 Mei 2020. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Sumatera Barat

Loading...
www www