Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
19 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
7 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
22 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
6
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
22 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Home  /  Berita  /  Payakumbuh

Meski Sudah Diatur Jadwalnya, Masyarakat Payakumbuh Penerima Bansos Kemensos Padati Kantor Pos

Meski Sudah Diatur Jadwalnya, Masyarakat Payakumbuh Penerima Bansos Kemensos Padati Kantor Pos
Warga penerima bantuan sosial Kota Payakumbuh saat mengantri di luar pagar kantor Pos cabang Payakumbuh, Kamis (14/5). (ANTARA/Akmal Saputra)
Kamis, 14 Mei 2020 22:14 WIB
​​​​​​​PAYAKUMBUH - Meski telah mengatur jadwal pengambilan bantuan sosial (bansos) dari Kemensos, Kantor Pos Cabang Payakumbuh, Sumatera Barat nyatanya masih dipadati oleh warga yang ingin mengambil bantuan tersebut.

Kepala Kantor Pos Cabang Payakumbuh Laksmina Murni di Payakumbuh, Kamis, mengatakan pihaknya telah mengatur jadwal pengambilan bansos tersebut ke dalam tiga sesi setiap harinya.

"Jadi di jadwal itu dibagi setiap kelurahan, kita ada tiga sesi, yakni pagi pukul 08.00 Wib sampai 11.00 Wib. Dilanjutkan sesi kedua sampai pukul 14.00 Wib dan sesi ketiga sampai pukul 17.00 Wib," kata dia.

Ia mengatakan pihaknya sudah semaksimal mungkin mencoba agar tidak ada pelanggaran terhadap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pihaknya juga mewajibkan seluruh warga untuk menggunakan masker.

"Jika tidak menggunakan masker, kami memang tidak memberikan izin atau tidak melayani warga tersebut," ujarnya.

Ia menyebutkan kurang lebih ada 22.000 KK yang akan disalurkan Pos Cabang Payakumbuh untuk dua daerah, yakni Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

"Dari total tersebut, sampai hari ini sudah tersalurkan kurang lebih sudah ada 5.000 KK," sebutnya.

Bagi warga lanjut usia yang tidak ada pihak keluarga untuk diberi surat kuasa untuk menggantikannya mengambil bantuan tersebut dapat melapor dan dimungkinkan untuk pihak Pos langsung mendatangi rumah warga lansia tersebut.

"Kalau tidak memungkinkan untuk datang menjemput langsung, silahkan melapor dan kami siap mengantarkannya," ujarnya.

Pantauan Antara pada pukul 11.00 Wib, terdapat seratusan warga yang mengantri dan tidak menjaga jarak di luar pagar dari Pos Cabang Payakumbuh.

Salah seorang warga kelurahan Padang Tangah Payobadar Fitrawati (40) yang bekerja sebagai pencetak batu mengaku bantuan yang diberi Kemensos ini sangat membantu penghidupannya di tengah pandemi COVID-19.

"Saat ini pembelian berkurang. Alhamdulillah saya bersyukur, karena bantuan ini sangat membantu saya," ujarnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Peristiwa, Sumatera Barat, Payakumbuh

wwwwww