Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
18 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
Internasional
6 jam yang lalu
Anggota Parlemen Prancis Kabur Saat Lihat Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Hadir di Ruang Pertemuan
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
21 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
20 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
5
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
6
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
GoNews Group
21 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Teco Rindu Atmosfer Stadion Dipta

Teco Rindu Atmosfer Stadion Dipta
Sabtu, 02 Mei 2020 12:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Sudah lebih dari 40 hari Indonesia tanpa sepak bola mulai dari Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 hingga kasta terbawah. Kerinduan tentu memuncak. Bukan hanya suporter, tetapi juga pemain dan pelatih. Inilah yang dirasakan Pelatih Bali United Stefano "Teco" Cugurra.

Teco mengaku sangat rindu memimpin Serdadu Tridatu di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Selain itu, dia juga sudah sangat rindu bisa memimpin latihan. Entah itu di Lapangan Gelora Trisakti Legian, Lapangan Banteng Seminyak, atau Lapangan Gelora Samudera Kuta.

“Tentu rindu, sangat rindu atmosfer Stadion Dipta. Saya juga sangat rindu memimpin latihan lagi,” terang ayah dua anak tersebut.

Teco pun memiliki cara ampuh untuk bisa mengobati rindunya. Yang jelas bukan datang langsung ke tadion atau ke lapangan latihan.

“Saya biasanya menonton cuplikan pertandingan Bali United,” terang pelatih berusia 46 tahun tersebut. Disamping itu, Teco mengaku tetap berkomunikasi intens dengan jajaran pelatih Bali United lainnya.

Meskipun ada beberapa pemain yang memilih tetap di Bali, Teco enggan untuk bertemu karena mengikuti anjuran dan imbauan dari pemerintah.

“Saya biasa kontak teman-teman via telepon saja,” ucapnya singkat. Kegiatannya di rumah juga bertambah sekarang. Pelatih berpaspor Brasil tersebut membagi tugas dengan sang istri. Kebetulan anak pertamanya, Roma Cugurra tetap bersekolah meskipun di rumah.

“Untuk membantu belajar Roma, menjadi tugas istri. Saya punya banyak waktu dengan anak kedua saya, Gabriela,” tutupnya.  ***


wwwwww