Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tambang Emas Ilegal di Luwu Milik Pengusaha China, Raup 35 Gram Sehari
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Tambang Emas Ilegal di Luwu Milik Pengusaha China, Raup 35 Gram Sehari
2
Hebatnya Putin di Sidang Umum PBB, Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis
Internasional
19 jam yang lalu
Hebatnya Putin di Sidang Umum PBB, Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis
3
Tidur dalam Mobil Terparkir, 3 Mahasiswi Tewas dan 1 Kritis
Internasional
17 jam yang lalu
Tidur dalam Mobil Terparkir, 3 Mahasiswi Tewas dan 1 Kritis
4
Singgung Palestina saat Pidato di SU PBB, PKS Terima Kasih ke Presiden Jokowi
Politik
20 jam yang lalu
Singgung Palestina saat Pidato di SU PBB, PKS Terima Kasih ke Presiden Jokowi
5
Baru 4 Desa yang Mendunia, DPR Desak Kemenpar Genjot Sektor Wisata Desa
Politik
20 jam yang lalu
Baru 4 Desa yang Mendunia, DPR Desak Kemenpar Genjot Sektor Wisata Desa
6
Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejagung Dianggap Sukses Gilas Pamor KPK
Politik
14 jam yang lalu
Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejagung Dianggap Sukses Gilas Pamor KPK
Home  /  Berita  /  Kesehatan

13 Tenaga Medis Positif Covid-19, RSUD Padang Panjang Ditutup

13 Tenaga Medis Positif Covid-19, RSUD Padang Panjang Ditutup
RSUD Padang Panjang. (int)
Jum'at, 01 Mei 2020 18:44 WIB
PADANG PANJANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), ditutup sementara.

Penutupan dilakukan setelah 13 tenaga medis yang bertugas di RSUD tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Dikutip dari Tirto.id yang melansir Anatara, Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang Nuryanuwar mengatakan, kebijakan penutupan itu dilakukan sesuai saran dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

''Itu juga sesuai saran dari Gubernur Sumbar saat kami melakukan video conference tadi, agar RSUD sementara ditutup terlebih dahulu mulai hari ini,'' kata Nuryanuwar di Padang Panjang, Jumat (1/5/2020).

Nuryanuar menambahkan, layanan di RSUD akan ditutup dalam batas waktu yang belum ditentukan. Selama penutupan tersebut akan dilakukan pembersihan seluruh area dan ruang-ruang di rumah sakit menggunakan disinfektan.

Selain itu, kata Nuryanuwar, perlu dilakukan pemulihan kondisi mental dan semangat untuk para pegawai lainnya yang bertugas di rumah sakit itu.

''Kasus positif Covid-19 pada 13 tenaga kesehatan kami rasanya cukup membuat kaget sehingga dirasa perlu pemulihan kondisi psikologis para petugas di sana,'' ujar dia.

Sementara jika warga membutuhkan layanan kesehatan, masih dapat memperoleh pelayanan di Puskesmas yang tetap beroperasi seperti biasa.

Terkait penanganan setelah terdapat kasus positif Covid-19, ia mengatakan saat ini pemerintah daerah sedang berusaha melacak riwayat kontak dari 13 tenaga kesehatan yang kini sudah diisolasi di RSUD Padang Panjang.

Bagi yang pernah kontak segera dilakukan pemeriksaan swab untuk menentukan penanganan lebih lanjut.

''Kami memiliki posko di Gedung M Syafei. Jadi warga bisa memperoleh informasi soal tenaga kesehatan tersebut, jika merasa pernah kontak bisa segera melapor. Kami sudah koordinasi dengan dinas kominfo untuk menyiapkan data yang diperlukan,'' ujarnya.

Pada Kamis (30/4) petang, sebanyak 13 tenaga kesehatan di RSUD Padang Panjang dinyatakan positif Covid-19 diduga terpapar setelah kontak dengan pasien NS (29), warga Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, yang datang ke rumah sakit untuk layanan kesehatan.

Pasien inisial NS (29) pertama masuk instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Padang Panjang pada Jumat (24/4) pukul 10.00 WIB dalam kondisi hamil 36 minggu dengan kelurahan nyeri punggung dan menjalar ke bagian perut.

NS dirujuk ke RSUP M Djamil Padang pada Sabtu (25/4) pukul 16.00 WIB karena tidak memungkinkan ditangani di RSUD Padang Panjang.

Pasien NS mengaku jika suaminya satu bulan lalu baru kembali dari Jakarta.

NS dinyatakan positif Covid-19 pada Ahad (26/4) dan kemudian menyusul suaminya juga dinyatakan positif Covid-19 sesuai hasil tes swab dari Laboratorium Dioagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang.***

Editor:hasan b
Sumber:tirto.id
Kategori:Nasional, Kesehatan

wwwwww