Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
23 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
3
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
12 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
4
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
Hukum
23 jam yang lalu
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
5
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
6
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Loading...
Home  /   Berita  /   Pesisir Selatan

Pesisir Selatan Turunkan Tim Telusuri Masalah Kualitas Beras Bantuan

Pesisir Selatan Turunkan Tim Telusuri Masalah Kualitas Beras Bantuan
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyerahkan bantuan beras ke masyarakat di Nagari Ampuan Lumpo, Kecamatan IV Jurai. (HO/Antara)
Selasa, 21 April 2020 15:12 WIB
PAINAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat menurunkan tim untuk memastikan informasi yang menyebutkan bahwa bantuan terhadap warga terdampak berbagai kebijakan terkait virus corona jenis baru atau COVID-19 tidak layak.

"Bantuannya berupa beras, informasinya beras yang disalurkan di Nagari Surantih, Kecamatan Sutera kualitasnya tidak layak karena berwarna kekuning-kuningan," kata Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pesisir Selatan, Zulfian Aprianto di Painan, Senin (20/4/2020)

Terkait tim yang diturunkan pihaknya memberi tenggat hari ini, dengan target mendapat informasi dan data yang lengkap.

Jika terbukti beras yang disalurkan kualitasnya tidak sesuai, pihaknya akan menarik kembali beras tersebut dan menggantinya dengan yang lebih baik.

Terhadap masyarakat yang terdampak berbagai kebijakan dalam upaya meminimalkan paparan COVID-19 daerah setempat menyiapkan 140 ton beras yang diperuntukkan bagi 15.555 kepala keluarga yang tersebar di 182 nagari.

Bantuan tersebut berasal dari cadangan beras pemerintah yang berjumlah sebanyak 100 ton serta bantuan dari Kementerian Sosial sebanyak 40 ton.

Masing-masing kepala keluarga menerima sebanyak enam kilogram beras, bantuan diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Data penerima bantuan mengacu pada hasil pendataan yang dilakukan camat serta wali nagari yang diperintahkan untuk mendata sesuai dengan surat edaran Bupati Pesisir Selatan Nomor : 100/008/GTC/IV/2020 tanggal 04 April 2020.

Selanjutnya dalam instruksi tersebut camat juga diminta mengatur teknis pendistribusian dari titik distribusi kecamatan, nagari hingga ke rumah warga penerima bantuan. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : Antara
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan, Sumatera Barat, Pesisir Selatan

Loading...
www www