Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
Peristiwa
16 jam yang lalu
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
2
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'
Peristiwa
16 jam yang lalu
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur Istri Wakapolda
3
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
Hukum
16 jam yang lalu
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
4
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
Kesehatan
16 jam yang lalu
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
5
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
20 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
6
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Peristiwa
15 jam yang lalu
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Dapat 25 Persen Gaji, Aji Bisa Pahami Situasi

Dapat 25 Persen Gaji, Aji Bisa Pahami Situasi
Selasa, 07 April 2020 23:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA : PSSI memutuskan Kompetisi Sepakbola Liga 1 terhenti hingga 29 Mei 2020 akibat pandemi virus Corona atau Covid 19 yang  melanda dunia termasuk Indonesia. Makanya, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso tidak mempermasalahkan gaji bulan Maret hingga Juni 2020 dibayar sebesar 25% dari gaji semula. 

Aji memaklumi jika kondisi yang kurang kondusif seperti ini juga berpengaruh terhadap pemasukan klub. Apalagi, besaran gaji tersebut telah diatur dalam surat keputusan PSSI soal penundaan kompetisi. 

“Gaji sudah berjalan 25 persen dan kami semua sudah tidak mempermasalahkan. Kami bisa memahami situasi karena ini memang force majeur jadi tidak ada masalah dengan besaran gaji tersebut,” kata Aji.

Aji mengingatkan bahwa yang terpenting sebagai pemain sepak bola profesional adalah bagaimana pemain bisa bersikap profesional dengan menjaga kebugaran selama liburan. Kondisi pandemi seperti saat ini tidak bisa dijadikan alasan untuk bersantai-santai di rumah.

Walaupun memang ada himbauan untuk melakukan physical distancing, para pemain tetap harus menjaga kebugarannya dengan melakukan latihan mandiri di rumah. 

Secara kesadaran pribadi pemain harus melakukan hal tersebut dan hal yang penting ketika kompetisi kembali digelar, Irfan Jaya dkk dalam kondisi siap.

“Saat ini tugas utama kita untuk menjaga kondisi masing-masing selama libur. Mereka pemain profesional harus pandai-pandai mengatur diri termasuk latihan di masa libur,” tandasnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www