Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
Dharmasraya
23 jam yang lalu
Polisi Tangkap Wali Nagari Diduga Pelaku Tambang Ilegal di Dharmasraya
2
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
Peristiwa
23 jam yang lalu
Sehari Sebelumnya tak Dibelikan Paket Internet, Esoknya Pemuda di Solsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar
3
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
15 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
4
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
16 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
5
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
15 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
6
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
20 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Jelang Olimpiade Tokyo 2021

Berdoa Corona Segera Berakhir, Cantika Terus Konsetrasi Latihan

Berdoa Corona Segera Berakhir, Cantika Terus Konsetrasi Latihan
Minggu, 05 April 2020 16:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Lifter putri masa depan Indonesia, Windy Cantika Aisah tidak permasalahkan mundurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo yang semula digelar tahun 2020 menjadi tahun 2021. Hal ini terkait dengan pandemi virus Corona atau Covid 19 yang melanda dunia.

"Tidak ada masalah jika Olmpiade Tokyo diundur jadi tahun 2021. Kini, saya hanya bisa berdoa semoga wabah virus Corona segera berakhir dan semuanya lancar dan dimudahkan oleh Allah SWT," kata Windy Cantika Aisah yang dihubungi melalui WhatsApp, pekan lalu. 

Kini, Windy Cantika Aisah yang akrab dipanggil Cantika terus konsentrasi latihan dalam upaya mengejar prestasi untuk membanggakan kedua orang tuanya. Dan, dia merasakan begitu besarnya peran keduanya dalam menjadikannya lifter nasional. "Bagi saya itu hukumnya wajib membanggakan kedua orang tua. Makanya, saya mencoba untuk mengejar prestasi di dunia olahraga angkat besi," katanya.  

Nama Cantika muncul setelah mengukir tinta emas pada SEA Games XXX Filipina 2019. Bukan hanya meraih medali emas kelas 48kg putri pada penampilan perdana di ajang pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara, tapi dia juga mempertajam rekor dunia junior untuk angkatan Snatch miliknya dari 84kg menjadi 86kg.

Putri ketiga mantan lifter peraih perak Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Amerika Serikat 1987, Siti Aisyah mulai membidik tiket Olimpiade Tokyo 2020. Alasannya, dia ingin mencatat prestasi melebih prestasi yang telah diukir ibunya. "Saya sih kalau bisa meraih prestasi melebihi yang pernah diukir mama," katamya.

Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja mengungkapkan Cantika bersama Eko Yuli Irawan (kelas 61kg putra) yang baru lolos ke Olimpiade Tokyo 2021. Keduanya bersama lifter lain yang juga dipersiapkan ke Olimpiade Tokyo tetap menjalani program latihan seperti biasa. Hanya saja, mereka tidak diperkenankan keluar dari lokasi pelatnas di Markas Marinir Jln Kuini Jakarta Pusat. 

"Program latihan pelatnas Olimpiade tidak terganggu. Terus terang, ada hikmah yang bisa dipetik dengan keberadaan wabah Covid 19. Anak-anak bisa lebih konsentrasi dan tidak keluar dari lokasi pelatnas yang sudah steril. Habis latihan mereka langsung istirahat," ujarnya. 

Mudurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo, kata Dirdja, membuka kesempatan untuk bisa meningkatkan prestasi Cantika dan kawan-kawan. "Waktu persiapan semakin panjang dan kita akan mencoba untuk bisa lebih meningkatkan prestasi sehingga bisa mempertahankan tradisi cabang olahraga angkat yang selalu menyumbangkan medali pada setiap Olimpiade," tegasnya.  ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www