Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
17 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
13 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
17 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
18 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

PBVSI Bahas Riska Rasmadila, Atlet Voli Muda Berbakat yang Kakinya Terancam Diamputasi

PBVSI Bahas Riska Rasmadila, Atlet Voli Muda Berbakat yang Kakinya Terancam Diamputasi
Senin, 03 Februari 2020 15:11 WIB
JAKARTA - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) memberikan tanggapan soal Riska Rasmadila, atlet voli muda berbakat asal Riau yang kakinya terancam diamputasi.

Tanggapan disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum PBVSI, Bambang Suedi. Pernyataan Bambang berfokus kepada potensi bantuan yang bisa didapatkan Riska Rasmadila untuk menjalani proses penyembuhan.

Bambang menjelaskan status Riska Rasmadila yang merupakan atlet voli tingkat daerah. Maka dari itu, menurut Bambang, bantuan nantinya bakal datang Pengurus Cabang (Pengcab) PBVSI yang berada di area tempat tinggal Riska.

PBVSI memang memunyai Pengcab yang bertugas untuk memantau perkembangan olahraga voli di daerah-daerah. Kasus seperti Riska jadi salah satu peran nyata Pengcab yang tentunya tetap mendapat pantauan PBVSI pusat.

"Kalau atlet nasional seperti Aprilia Manganang yang cedera lutut, PBVSI yang akan menanggung operasinya. Kalau masih tingkat daerah, ya Pengcap yang seharusnya membantu pembiayaan," ungkap Bambang.

Bambang sendiri awalnya kurang mengetahui informasi soal cedera yang dialami Riska. Namun setelah mendapat kabar ini, Bambang lewat jajaran Pengcab PBVSI pasti sebisa mungkin akan memberikan bantuan.

Sejatinya Riska merupakan salah satu wanita berprestasi yang memiliki kemampuan dalam bidang olahraga voli. Sayangnya, kejadian pilu harus dialami Riska ketika berlatih bola voli bersama teman-teman sekelasnya di SMA 1 Kampar Kiri, Riau.

Riska terjatuh dan mengalami cedera di bagian kakinya. Kondisi cedera kaki Riska ternyata tak kunjung membaik, bahkan sampai menyebabkan munculnya tumor ganas.

Keterbatasan biaya membuat Riska kesulitan untuk menyembuhkan cedera dan tumor yang ada di kakinya. Kabarnya, Riska kian terpukul setelah mendengar analisis dokter yang menyarankannya agar melakukan amputasi.

Banjir dukungan dan donasi pun langsung datang dari berbagai kalangan terutama kalangan alumni SMA 1 Kampar Kiri dan pemerintah daerah. Meskipun sempat ada kabar kaki Riska akan diamputasi, tidak menutup kemungkinan kondisinya bisa segera pulih dengan operasi.

Hingga kini Riska masih mendapat dukungan dari berbagai kalangan yang rela berdonasi untuk kesembuhan wanita cantik penggemar voli tersebut. Telah terkumpul sementara dana sekitar Rp20 juta dari jumlah yang ditargetkan yakni Rp400 juta.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : indosport.com
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga

Loading...
www www