Loading...
Home >  Berita >  Bukittinggi

Prang! OTK Timpuk Mobil Sahabat Erman Safar

Prang!  OTK Timpuk Mobil Sahabat Erman Safar
Mobil Sahabat Erman Safar Ini Dilempari Batu.
Jum'at, 13 Desember 2019 16:40 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGGI - Entah ada persoalan apa, tiba - tiba saja kaca mobil bagian belakang Nissan X-Trail dengan nomor polisi B 8757 LV milik salah seorang Sahabat Erman Safar menjadi pecah karena dilempari batu oleh orang tak dikenal (OTK).

Terjadinya insiden itu sangat disayangkan oleh bakal calon Walikota Bukittinggi, Erman Safar. "Kami berharap ini kejadian pertama dan yang terakhir, karena kami datang untuk menjalin silaturrahmi dan menjaga persaudaraan," ujar Erman Safar, Jumat 13 Desember 2019.

Pasca terjadinya peristiwa itu, Erman Safar belum berani menyimpulkan lebih jauh, apakah aksi pelemparan batu itu terkait masalah politik atau tidak. Tapi menurutnya, selama ini pihaknya tidak memiliki musuh dan tidak akan mencari musuh.

"Semoga jangan sampai ada perpecahan karena alasan perbedaan politik. Jika ada suatu masalah, mari kita bicarakan baik-baik secara kekeluargaan," ungkapnya.

Walaupun insiden itu cukup mengejutkan, namun Erman Safar menyatakan telah memaafkan orang yang tidak bertanggungjawab tersebut. Namun secara hukum, pihaknya masih mengkaji apakah akan melaporkannya ke polisi atau tidak atas terjadinya insiden ini.

Sebelumnya, mobil pribadi milik Delfitra Visco, yang diparkirkan di rumah tempat tinggalnya dilempari dengan batu oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Simpang Limau, Mandiangin Koto Salayan, Bukittinggi.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 10 Desember 2019 dini hari, yang menyebabkan kaca bagian belakang mobil yang bergambar Erman Safar, bolong dan pecah. Diduga aksi pelemparan batu itu dilakukan antara pukul 00.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.

Insiden pelemparan itu baru diketahui pada Selasa Pagi sekitar pukul 08.10 WIB. Dalam mobil bagian belakang ditemukan batu bulat sebesar kepalan tinju orang dewasa, yang diduga digunakan OTK dalam melakukan aksinya.

Hingga Jumat pagi, belum diketahui siapa pelakunya dan apa motif pelakunya. Sejumlah rekaman kamera pengintai (CCTV) akan dibuka untuk mendeteksi ciri-ciri pelaku yang tidak bertanggungjawab tersebut. (**)


Loading...
www www