Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Peristiwa
14 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
2
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
46 menit yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
3
Kandasnya Indonesia Menjadi Acuan Harga Timah Dunia
Ekonomi
56 menit yang lalu
Kandasnya Indonesia Menjadi Acuan Harga Timah Dunia
4
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
Politik
38 menit yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
5
Fraksi PAN minta Kalung Anticorona Diteliti
Umum
1 jam yang lalu
Fraksi PAN minta Kalung Anticorona Diteliti
6
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Politik
24 menit yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
SEA Games XXX Filipina 2019

Indonesia Protes Keputusan Wasit/Juri Rugikan Bonatua 

Indonesia Protes Keputusan Wasit/Juri Rugikan Bonatua 
Rabu, 11 Desember 2019 01:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MANILA - Kubu Indonesia melakukan protes tertulis akibat keputusan Wasit/juri kick boxing yang merugikan Bonatua Lumban Tungkup. Petarung asal Sumatera yang tidak bisa melanjutkan pertandingan karena bagian terlarangnya terkena tendangan usai ronde kedua berakhir dinyatakan kalah dalam pertandingan final kelas -60kg melawan petarung Laos, Soukan Taipanyavong di Cuneta Astrodome Pasay City Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019). 

"Ya, kita sudah melayangkan surat protes tertulis sesuai aturan kepada Technical Delegate Kick Boxing SEA Games XXX Filipina 2019, Jeong Eun Cheon," kata Manajer Cluster Kontingen Indonesia untuk Cluster Manila, Shelly Selowati yang menyaksikan langsung pertandingan final. 

Bonatua yang memulai pertandingan final melawan Soukan Taipanyavong dari Laos di kelas -60kg mengalami kekalahan menyakitkan. Tindakan petarung Laos yang jelas melanggar aturan dengan menendang bagian vital Bonatua sehingga terkapar pada ronde pertama  tidak diperingati wasit yang memimpin pertandingan. Bahkan, juri pun memutuskan Bonatu kalah tatkala Soukan mengulang tindakan ketika bel tanda pertandingan ronde kedua berakhir. Akibatnya, petarung asal Sunatera Utara itu terpaksa dikeluarkan menggunakan tandu dari ring. "Dalam aturan pertandingan beladiri memang tidak boleh memukul atau menendang lawan saat bel tanda pertandingan berkahir. Tapi, kita tunggu aja hasil protes karena Technical Dlegate akan rapat untuk mengambil keputusan berdasarkan hasil rekaman video pertandingan," kata Shelly, mantan Sekjen PB Pertina sekaligus Anggota Komisi Tinju Wanita AIBA. 

Protes yang dilakukan kubu Indonesia itu didukung Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman yang juga menyaksikan pertandingan. "Ya, kita harus melakukan protes tertulis sesuai aturan yang berlaku karena keputusan wasit/juri yang jelas merugikan Bonatua," tegasnya.  

Untuk protes atas keputusan wasit/juri dalam pertandingan kick boxing ditetapkan harus membayar biaya 120 dolar AS. "Silahkan protes sesuai mekanisme aturan dengan membayar biaya protes 120 dolar AS," kata Technical Delegate Kick Boxing SEA Games XXX Filipina 2019, Jeong Eun Cheon saat berbicara dengan Shelly Selowati.  ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www