Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
18 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
3
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
18 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
4
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
17 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
14 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
16 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Laga Persebaya Lawan PSIS Tanpa Penonton

Laga Persebaya Lawan PSIS Tanpa Penonton
Rabu, 18 September 2019 23:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SEMARANG - Menghadapi Persebaya Surabaya di pekan ke-19 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 pada Jumat (20/9/2019) ini, PSIS Semarang harus rela pertadingan digelar tanpa penonton. Setelah Polresta Magelang tidak memberikan rekomendasi izin laga didatangi suporter kedua klub pada Selasa (17/9/2019).

Ketua Panitia Penyelenggara (Panpel) Pertandingan PSIS, Ferdinand Hindiarto, menyebut situasi ini membuat PSIS tidak hanya merugi soal hilangnya kesempatan pemain didukung pencinta klub secara langsung, setelah menjalani enam laga tandang beruntun. Namun juga secara finansial karena laga ini bisa disebut satu di antara big match yang digadang-gadang memberikan pemasukan tiket yang besar.

''Laga tanpa penonton Ini bukan kehendak panpel dan manajemen PSIS. Kami mengalami kerugian. secara tim tidak mendapat dukungan langsung dari penonton dan dari sisi manajemen pemasukan tiket penonton tidak ada,'' kata Ferdinand di kantor PSIS, Jalan Semeru Dalam Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Rabu (18/9).

''Terkait laga ini kami juga masih harus ada pengeluaran sewa stadion dan sebagainya. Sedangkan pemasukan nol. Kalau berapa nominal kerugian secara total, jika berkaca laga lawan Persib Bandung (pekan ke-10) pendapatan kotor ada Rp 1 milyar belum dipotong biaya, kalau acuannya kapasitas penuh,'' lanjut pria yang juga dosen Psikologi Unika Soegijapranata Semarang ini.

Keputusan laga PSIS menjamu Persebaya tanpa penonton ini juga tertuang pada imbauan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi dalam surat bernomor 331/LIB/IX/2019. Imbauannya sama yakni tidak menginginkan kedua suporter datang ke Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, pada Jumat pukul 15.30 WIB sesuai dengan kesepakatan PSIS dengan kepolisian setempat.

''Tentu, sesuatu yang berat dan tidak mengenakkan bagi kita semua. Kami memahami kekecewaan suporter kedua tim khususnya suporter Semarang yang ingin memberikan dukungan. Apapun situasinya kami hadapi, kami menghormati keputusan yang dikeluarkan Kapolresta Magelang. Beliau-beliau punya cara menganalisis situasi, potensi, dan risiko. Kami hormati karena izin merupakan kewenangan pihak keamanan,'' ungkap Ferdinand.

''Kami juga tidak bisa membandingkan kenapa musim lalu laga PSIS melawan Persebaya di Magelang bisa dilaksanakan dengan adanya penonton dan berjalan lancar. Situasi dan analisisnya mungkin berbeda. Alasannya semua ada di pihak keamanan. Menghormati secara kongkret, kami imbau agar suporter kedua tim tidak perlu hadir di stadion dan memberikan dukungan berupa doa dari melihat siaran langsung di televisi,'' imbuhnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www