Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
20 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
2
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
13 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
10 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
Politik
20 jam yang lalu
Kementan Aneh Ya... Tak Ikut Urus Ketahanan Pangan, Kok Malah Produksi Kalung Corona
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
GoNews Group
20 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
GoNews Group
19 jam yang lalu
Minta Temuan Kementan Tidak Diejek, Fahri Hamzah: Kasih Kesempatan Diteliti dan Diuji Dulu
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Djanur Syukuri Raih Satu Poin di Madura

Djanur Syukuri Raih Satu Poin di Madura
Minggu, 15 September 2019 21:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKALAN - Mengawali putaran kedua Shopee Liga 1 2019, Barito Putera berhasil menahan imbang 2-2 Madura United di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Jawa Timur, Sabtu (14/9/2019) malam.

Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman mensyukuri raihan satu poin yang didapatkan di laga tandang. Meskipun, timnya hampir membawa pulang tiga poin.

"Target kami meraih poin di partai tandang di Madura (United) ini kesampaian. Walaupun sebetulnya, kami hampir mendapatkan tiga poin," kata arsitek yang familiar disapa Djanur ini.

Namun, mantan juru taktik Persebaya Surabaya tersebut menyayangkan dua gol telat tim tuan rumah yang lahir dari kaki Aleksandar Rakic dan Alberto Goncalves.

"Disayangkan juga, kami bisa kebalas di menit 75, dua gol dan gol pertama mereka ke kedua hanya berselang beberapa menit saja. Artinya, kami lemah dalam konsentrasi, tapi kami akan perbaiki itu," imbuhnya.

Senada dengan Djanur, Kapten Barito Putera Rizky Pora menilai, rekan satu timnya kurang konsentrasi dan fokus hingga wasit meniup peluit panjang. Tak ayal, jika Laskar Antasari gagal memenangkan pertandingan.

"Kami kehilangan konsentrasi dan fokus. Ketika kami sudah unggul, mulai ditekan, lalu tidak percaya diri main bola sehingga Madura dapat peluang dan bisa mencetak gol, dalam waktu 5 menit, mereka bisa cetak dua gol," pungkasnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www