Ya Allah... Hutan Gunung Ciremai Terbakar, Belum Semua Pendaki Turun

Ya Allah... Hutan Gunung Ciremai Terbakar, Belum Semua Pendaki Turun
Kamis, 08 Agustus 2019 19:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan menginformasikan belum semua pendaki berhasil turun ke wilayah aman pada hari ini (8/8) per pukul 14.38 WIB, di saat kebakaran hutan Gunung Ciremai masih berlangsung. Lima pendaki di Jalur Linggajati sedang dalam proses turun sampai Kuburan Kuda.

Pendakian Gunung Ciremai memiliki beberapa jalur, seperti Jalur Apuy, Palutungan, Linggajati dan Lingga sana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada pendaki pada tiga jalur lain tadi.

"Total pendaki yang berhasil dievakuasi berjumlah 69 pendaki. Otoritas taman nasional setempat mengeluarkan pengumuman tentang penutupan jalur pendakian," ujar Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, Kamis (8/8/2019).

Operasi pemadaman dan pengevakuasian kata dia, melibatkan unsur gabungan dengan jumlah total 219 personel dari BPBD Kabupaten Majalengka, BPBD Kabupaten Kuningan, TNI, Polri, personel Taman Nasional Gunung Ciremai, MPGC Apuy, MPGC Sangiang, sukarelawan dan warga masyarakat.

"Pagi tadi, pukul 07.00 WIB, api masih menyala dan menyebar ke arah utara. Unsur gabungan mendaki untuk melakukan upaya pemadaman dan pengiriman logistik. Jalur pemadaman dilakukan di 4 jalur yaitu Jalur Apuy (pos utama), Jalur Sadarehe, Jalur Cikaracak dan Jalur Bantaragung. BPBD setempat melaporkan bahwa pendaki jalur Apuy sebanyak 33 Orang telah dievakuasi pada pukul 01.25 WIB, demikian juga 31 pendaki di jalur Palutungan," tukasnya.

Kebakaran ini kata dia, terjadi di blok Gua Walet, puncak Gunung Ciremai, Kelurahan Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Asap termonitor pada Rabu (7/8), pukul 15.10 WIB dari wilayah Argalingga, Kabupaten Majalengka.

"Estimasi luas lahan terdampak sekitar 308 ha. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait," pungkasnya.***




wwwwww