Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sumatera Barat Berlakukan tatanan New Normal Nulai 8 Juni
Sumatera Barat
15 jam yang lalu
Sumatera Barat Berlakukan tatanan New Normal Nulai 8 Juni
2
Lolos Pemeriksaan di Bandara, Seorang Perantau Pulang Kampung ke Padang Pariaman Positif Covid-19
Padang Pariaman
15 jam yang lalu
Lolos Pemeriksaan di Bandara, Seorang Perantau Pulang Kampung ke Padang Pariaman Positif Covid-19
3
Helikopter Jatuh, 4 Perwira TNI AD Tewas, Begini Kronologisnya Menurut Saksi Mata
Nasional
21 jam yang lalu
Helikopter Jatuh, 4 Perwira TNI AD Tewas, Begini Kronologisnya Menurut Saksi Mata
4
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
GoNews Group
21 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
5
Helikopter Jatuh dan 4 Anggota TNI Meninggal, Pimpinan MPR RI Sampaikan Bela Sungkawa
Politik
16 jam yang lalu
Helikopter Jatuh dan 4 Anggota TNI Meninggal, Pimpinan MPR RI Sampaikan Bela Sungkawa
6
Enam Polisi Pukul Remaja Autis Secara Brutal dan Mengikatnya di Tiang
Internasional
21 jam yang lalu
Enam Polisi Pukul Remaja Autis Secara Brutal dan Mengikatnya di Tiang
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

KPK Tetapkan Bos Duta Palma Group Jadi Tersangka

KPK Tetapkan Bos Duta Palma Group Jadi Tersangka
Senin, 29 April 2019 23:38 WIB
PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan bos PT Duta Palma Group Surya Darmaji menjadi tersangka kasus alih fungsi hutan Riau. Ini merupakan pengembangan kasus suap eks Gubernur Riau Annas Maamun pada 2014 lalu.

“KPK menyampaikan hasil penyelidikan yang dilakukan terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan perorangan dan korporasi, yaitu dugaan pemberian hadiah atau janji terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan Tahun 2014,” kata Juru Bicara KPK Febri Diyansah, Senin (29/4/2019).

Febri menjelaskan, setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, pihaknya meningkatkan perkara tersebut ke penyidikan dan menetapkan 3 pihak sebagai tersangka, yaitu sebuah korporasi PT. PS, lalu inisial SRT selaku Legal Manager PT Duta Palma Group tahun 2014, dan SUD pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma

“Tersangka Korporasi PT. PS disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tersangka SRT dan SUD disangkakan melanggar pasal melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13,” pungkas Febri. (gs1)

Editor : Hermanto Ansam
Kategori : Hukum, GoNews Group

Loading...
www www