Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
12 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
17 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Politik
18 jam yang lalu
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
4
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
GoNews Group
20 jam yang lalu
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
5
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
15 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
6
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
Pendidikan
21 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Ternyata Irfan Mengidilakan Andik Vermansyah

Ternyata Irfan Mengidilakan Andik Vermansyah
Minggu, 07 April 2019 17:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PAMEKASAN - Usai semifinal kedua Turnamen Sepakbola Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (6/4/2019) malam, winger Persebaya Surabaya, Irfan Jaya semringah.

Alasannya, dia mendapatkan jersey dari salah satu pemain yang diidolakannya dan merupakan mantan pemain Bajul Ijo tersebut, yakni Andi Vermansah.

Keinginan Irfan Jaya ini sejatinya sudah dipendam sejak partai semifinal pertama di Surabaya. Tetapi, dia merasa tidak enak hati dan batal bertukar jersey.

"Dari kemarin saya mau tukar. Seperti saya mau tukar di Surabaya, pas habis laga leg pertama. Tetapi nggak enak," kata Irfan.

Menurut Irfan Jaya, dirinya sudah berkomunikasi dengan Andik. Ia menyatakan niatnya kepada pemain yang diidolakannya tersebut. "Andik ini salah satu idola saya di Indonesia," ucapnya.

Irfan Jaya sendiri merendah ketika disinggung keberhasilan mencapai semifinal dan berperan bagi tim saat ketinggalan gol.

"Bukan, bukan kunci kemenangan. Ini kerja sama tim, bukan karena saya masuk terus bisa menang,” ucapnya.

Irfan Jaya masuk ketika Persebaya tertinggal 1-2. Saat di bangku cadangan, dia terlihat geregetan ingin segera masuk ke dalam lapangan.

Mantan pemain PSM akassar itu mengatakan, dirinya selalu ingin memberikan kontribusi buat tim.

"Saat di bench mau main terus. Apalagi ketinggalan saya mau masuk. Saya ingin berkontribusi biar lebih enak,” tambahnya.

Di lain sisi, Irfan Jaya mengaku siap untuk lebih fokus pada laga final. Menurutnya Arema FC, adalah tim yang kuat dan bakal menghadirkan laga dengan atmosfer menarik.

"Kami tidak peduli siapa kandang dulu, siapa tandang. Yang penting fokus untuk pertandingan," tegasnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www