Ini Yang Dilakukan Prajurit TNI dari Kodim 03/04 Agam pada Momentum Pergantian Tahun

Ini Yang Dilakukan Prajurit TNI dari Kodim 03/04 Agam pada Momentum Pergantian Tahun
Suasana moment pergantian tahun 2018 ke 2019 bernuansa religi di Makodim03/04 Agam, Lapangan Kantin Wirabraja, Senin 31 Desember 2018.
Selasa, 01 Januari 2019 17:48 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Seperti tahun sebelumnya, menyambut pergantian tahun, Komando Distrik Militer (Kodim) 03/04 Agam kembali menggelar agenda berdoa dan Dzikir bersama dalam rangka syukuran dan berbagi santunan kepada lebih kurang 100 anak yatim piatu di lapangan Wirabraja Makodim 0304/Agam, Senin 31 Desember 2018 malam.

Dandim 03/04 Agam, Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara mengatakan, anak yatim piatu tidak berbeda dengan anak-anak lainnya. Mereka adalah titipan Tuhan yang harus dijaga, dilindungi dan mendapat perhatian serta kasih sayang dari semua pihak guna kelangsungan hidup dan masa depan mereka.

“Karena itu, dimalam pergantian tahun baru ini kami merasakan mempunyai tanggung jawab moral berbagi kasih kepada anak-anak yatim/ piatu tanpa melihat perbedaan yang ada, karena kita semua sama di mata Tuhan,” ucapnya.

Salim Kurniawan Dewantara berharap, apa yang diberikannya jangan dilihat dari besar kecilnya materi, tetapi lebih dimaknai sebagai upaya untuk mempererat ikatan tali silaturahmi, rasa kekeluargaan, kepedulian sosial dan keikhlasan.

"Semoga dengan digelarnya kegiatan ini kita diberikan keberkahan oleh Allah SWT. Dengan adanya santunan ini kita harapkan dapat meringankan beban hidup anak-anak yatim serta dapat membahagiakan mereka,” sebutnya.

Usai berzikir dan doa bersama, dalam kesempatan itu, Salim Kurniawan Dewantara langsung memberikan santunan kepada seratusan anak yatim asal Bukittinggi dan Agam.

Acara pemberian santunan dimulai pada pukul 22.00 WIB, dengan terlebih dahulu mendengarkan ceramah keagaaman dan berzikir. Acara dilakukan ditengah keramaian pengunjung Lapangan Kantin.

Tepat tengah malam pada pergantian tahun, Dandim menyerahkan santunan yang diiringi dengan lantunan doa. Tampak juga beberapa orang dari unsur Forkopimda Agam dan Bukittinggi turut hadir pada kegiatan itu, termasuk MUI Bukittinggi dan Ormas Islam.

"Jadi kita menggelar kegiatan seperti ini agar lebih bermanfaat, jelas lebih baik menyantuni anak yatim ketimbang merayakan tahun baru dengan hal-hal mubazir. Pada 2019, kita harap semuanya lebih baik dari sebelumnya," ucapnya.

Pantauan gosumbar, suasana Lapangan Kantin Wirabraja, Bukittinggi saat pergantian tahun tadi malam, tampak sangat ramai. Meskipun ada pasar malam yang pengunjungnya juga terlihat membludak pada salah satu sisi lapangan, tapi tak terlihat adanya petasan atau kembang api di langit, padahal Lapangan Kantin Wirabraja menjadi pusat keramaian manusia saat pergantian tahun, seperti pada tahun - tahun sebelumnya.(**)


wwwwww