Home  /  Berita  /  Umum

Maksimalkan Layanan Masyarakat, Pemkab Mentawai Luluskan 1.369 Pegawai Kontrak Guru dan Kesehatan

Maksimalkan Layanan Masyarakat, Pemkab Mentawai Luluskan 1.369 Pegawai Kontrak Guru dan Kesehatan
Selasa, 22 Mei 2018 21:43 WIB
MENTAWAI - Kabupaten Kapulauan Mentawai terus menyejajarkan diri dengan kabupaten yang ada di Sumatera Barat, termasuk di bidang pendidikan dan layanan kesehatan. Khusus untuk kontrak guru dan tenaga kesehatan, Pemkab Mentawai sudah meluluskan 1.369 orang.

"Ya benar pengumumannya. Ini khususnya tenaga honor sebagai guru kontrak dan tenaga honor di bidang kesehatan jumlah yang lulus 1.369 pegawai dan kita kita umumkan di masing-masing dinas pada Jumat lalu. Mudah-mudahan dengan penambahan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,'' ujar Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Mentawai, Oreste Sakeru, Selasa (22/5/2018).

Secara rinci Oreste menjelaskan untuk pegawai kontrak di bidang pendidikan yang dinyatakan lulus sebanyak 605 orang, terdiri dari tenaga guru, administrasi, satpam, maupun tenaga kebersihan. Mereka ditempatkan di UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setiap kecamatan.

Sementara tenaga kontrak kesehatan yang lulus sebanyak 696 dan akan ditempatkan untuk masing - masing Puskesmas, Puskesmas pembantu (Pustu) atau Pos Kesehatan desa (Poskesdes) termasuk para tenaga pelayanan kesehatan lainnya seperti dokter, perawat dan bidan.

Oreste mengatakan, pengumuman kelulusan tenaga kontrak pada 18 Mei lalu hanya di khususkan untuk penempatan pada unit pelaksana teknis (UPT) yang ada pada dinas pendidikan maupun pada dinas kesehatan, sedangkan pengumuman kelulusan tenaga kontrak sebelumnya yakni pada 9 April 2018 di khususkan bagi tenaga kontrak yang penempatannya di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

''Pada pengumuman pertama itu hanya tenaga kontrak yang bekerja di dinas saja, bukan di UPT atau Puskesmas, baru kemaren ini kita umumkan untuk UPT," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, pada pengumuman pertama yang dinyatakan lulus dan bekerja pada dinas pendidikan ada 22 orang, sedangkan dinas kesehatan 46 orang lulus termasuk di Depo Farmasi.

''Kalau kita jumlahkan antara kelulusan pertama dan kedua, maka untuk pegawai kontrak di dinas pendidikan ada 605 di tambah 22 orang, jadi 627 orang, begitu juga di dinas kesehatan jika di jumlah 696 ditambah 46 orang, berari 742 orang jafi semua ada 1.369 orang, " pungkas Oreste. (ss)


wwwwww