Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
4 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
2
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
3
Nge-Vlog Kebangsaan Bareng Artis, Giliran Ayu Ting-ting yang Digandeng Ketua MPR
Politik
16 jam yang lalu
Nge-Vlog Kebangsaan Bareng Artis, Giliran Ayu Ting-ting yang Digandeng Ketua MPR
4
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
GoNews Group
17 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
5
Supardi Fokus Latihan Pemulihan Fisik
GoNews Group
17 jam yang lalu
Supardi Fokus Latihan Pemulihan Fisik
6
Kondisi Pemain Persebaya Terus Dipantau
GoNews Group
17 jam yang lalu
Kondisi Pemain Persebaya Terus Dipantau
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Meski Tak Ada Korban Jiwa, Banjir di Pekalongan Akibatkan Dua Jembatan Putus

Meski Tak Ada Korban Jiwa, Banjir di Pekalongan Akibatkan Dua Jembatan Putus
Salah satu jembatan yang putus di Pekalongan. (dok. BNPB).
Jum'at, 16 Februari 2018 19:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKALONGAN - Hujan lebat yang berlangsung pada Kamis (15/2/2018) dari siang hingga malam menyebabkan banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah.

Hingga malam petugas BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, Tagana, relawan dan masyarakat membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Data sementara yang dihimpun BPBD Kabupaten Pekalongan terdapat 2 jembatan putus total dan ribuan rumah terdampak banjir. Tidak ada korban jiwa akibat banjir. 

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas PNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, beberapa kerusakan akibat banjir adalah jembatan Kalikeruh yang menghubungkan Desa Luragung Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan dengan Desa Medayu Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang putus total.

"Jembatan yang dibangun tahun 2003 oleh DPU Kabupaten Pekalongan terkena longso dan putus sehingga tidak dapat dilalui pada Kamis (15/2/2018) pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ujar Sutopo kepada GoNews.co melalui pesan Whatsapp.

Lanjut Sutopo, Jembatan Kali Asahan di Desa Bubak Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan juga putus.

"Jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter terkena longsor dan putus total. Selain itu jalan Raya Kandangserang di Desa Kendangserang Kecamatan Kandangserang  longsor sepanjang 16 meter, lebar 3 meter dan kedalaman 2 meter," tandasnya.

Namun demikian kata Sutopo, mobil dan motor masih dapat melalui namun satu lajur. Tebing longsor menimpa Jalan Raya Karanganyar Lebakbarang di Desa Bantarkulon Kecamatan Lebakbarang. Lalu lintas macet total karena material longsor menutup jalan.

"Banjir melanda beberapa wilayah seperti di Desa Lambanggelun Kecamatan Paninggaran. Pada Sabtu dini hari sudah surut. Banjir di Desa Pacar Kecamatan Tirto limpasan Sungai Sengkarang tinggi air 30 - 40 cm. Banjir melanda di 10 desa di Kecamatan Tirto, Kecamatan Wonokerto dan Kecamatan Siwalan ketinggian air 30-50 cm," tukasnya.

Saat ini kata dia, BPBD bersama TNI, Polri, DPU, Camat, Kades, Dishub, relawan dan masyarakat melakukan kerjabakti untuk penanganan banjir dan longsor. ***


Loading...
www www