Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aditya Bagus Arfan Tuntaskan Misi di Pertamina Indonesian Grand Master Tournament 2024
Olahraga
20 jam yang lalu
Aditya Bagus Arfan Tuntaskan Misi di Pertamina Indonesian Grand Master Tournament 2024
2
Tom Holland dan Zendaya Rahasiakan Persiapkan Pernikahan
Umum
17 jam yang lalu
Tom Holland dan Zendaya Rahasiakan Persiapkan Pernikahan
3
Digosipkan Pacari Putri Zulkifli Hasan, Venna Melinda Dukung Verrel Bramasta
Nasional
17 jam yang lalu
Digosipkan Pacari Putri Zulkifli Hasan, Venna Melinda Dukung Verrel Bramasta
4
Prilly Latuconsina Bikin Film Horor 'Temurun' Jadi Ajang Fun Run
Umum
16 jam yang lalu
Prilly Latuconsina Bikin Film Horor Temurun Jadi Ajang Fun Run
https://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketua DPD: Pemekaran Bisa Majukan Daerah Terpencil

Ketua DPD: Pemekaran Bisa Majukan Daerah Terpencil
Senin, 05 Juni 2017 15:29 WIB
JAKARTA - Ketua DPD RI DR. Oesman Sapta menerima kunjungan Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (Forkonas CDOB). Pada kesempatan itu, hadir pula Ketua Komite I DPD Akhmad Muqowam dan Wakil Ketua Komite I DPD Benny Ramdhani.

Pada kesmepatan itu, Oesman Sapta mengatakan bahwa dirinya dari dulu selalu berjuang untuk melakukan pemekaran wilayah. Termaksud daerah asalnya yaitu Kalimantan Barat. ''Setengah mati saya memohon untuk meminta pemekaran kesana-kemari,'' ucapnya di Nusantara III Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (5/6).

Menurutnya, Indonesia bisa makmur asalkan daerah-daerah makmur. Begitu juga dengan daerah makmur, asalkan daerah-daerah terpencil bisa makmur. ''Justru itu pemekaran bisa memajukan kabupaten dan kota yang terpencil, tidak terjamah oleh induk,'' ujar Oesman Sapta.

Oesman Sapta menambahkan dirinya juga merupakan orang pertama yang mencetuskan pemekaran. Untuk itu, Oesman Sapta sudah berpihak kepada daerah yang tidak tersentuh oleh pemerintah pusat. “Jadi Forkonas CDOB sangat penting. Dan kita harus membuat pertemuan khusus, jadi 173 calon DOB harus hadir,” saran dia.Ia juga mengatakan mengkoordinasikan antara Forkonas CDOB dengan Komite I DPD.

“Nantinya forum ini bekerjasam dengan Komite I DPD. Jadi setiap usulan DOB harus dari forum ini. Namun Forkonas CDOB juga harus jadi penyaring, jangan sampai yang tidak harus mekar tapi dimekarkan,” kata senator asal Kalimantan Barat itu.

Sementara itu, Ketua Komite I Akhmad Muqowam menjelaskan Forkonas CDOB adalah wadah berimpun Panitia Pembentukan Calon Daerah Otonom Baru se-Indonesia berdasarkan kesepakatan tanggal 15 Mei 2017 di Gedung DPD guna mendorong terwujudnya daerah otonom baru di seluruh wilayah Indonesia. Tanggal 2 Juni 2017, kepengurusannya dikukuhkan.Muqowam menilai berdasarkan hasil rapat kerja, pemerintah harus segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Penataan Daerah dan Desain Besar Penataan Daerah.

“Kedua PP ini sangat penting untuk segera disahkan oleh pemerintah,” harap dia.

Dikesempatan yang sama, Ketua Forkonas CDOB Sehan Salim Landjar mengatakan bahwa maksud kedatangnya ke DPD antara lain menyampaikan terima kasih atas perjuangan DPD. Terutama dalam memberikan fasilitas dan kemudahan calon DOB. “Kami berterima kasih kepada DPD atas aspirasi yang kami sampaikan menyangkut DOB,” paparnya.

Selain itu, Forkonas CDOB juga meminta dukungan dan pentuk dari DPD bagi 173 calon DOB. Karena selama ini pihaknya selalu berjuang sendiri-sendiri untuk meminta pemekaran. “Untuk itu kedatangan kami kesini untuk meminta bantuan dari DPD,” harap Salim. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:GoNews Group, Pemerintahan
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/