Home  /  Berita  /  Pemerintahan

TMMD di Pesisir Selatan Ditutup, Danrem 032/Wirabara: Sukses Bangun Nagari Menjadi Lebih Baik

TMMD di Pesisir Selatan Ditutup, Danrem 032/Wirabara: Sukses Bangun Nagari Menjadi Lebih Baik
Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari meresmikan akses jalan baru 12 Kilometer Kenagarian Taluak Sakato Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan. (Penrem 032/Wbr)
Kamis, 20 Oktober 2016 09:12 WIB

PAINAN - Setelah satu bulan berjalan, program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-97 secara resmi ditutup langsung oleh Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si. di Lapangan Kanagarian Taluk Sakato, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (19/10/2016).

Program TMMD yang berpusat di Kampung Tanjung Kandis, Kenagarian Taluak Tigo Sakato tersebut telah menyelesaikan pembukaan jalan sepanjang 12 Kilometer, pembangunan empat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan satu Musala, serta pembuatan 40 jamban gratis.

Sebagai inspektur upacara, Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P.,M.Si dalam sambutannya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materil dalam penyuksesan TMMD tahun ini. Berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD tersebut dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana.

"Dengan program TMMD ini tentu membantu Pemerintah Daerah (Pemda) setempat menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur dalam membuat perekonomian masyarakat menjadi lancar. Selain itu, TMMD juga mengakselerasi program pemda yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkat kesejahteraan bersama," ungkapnya.

Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari menuturkan, sejak dimulainya TMMD di Indonesia pada tahun 1980-an dengan sebutan sebelumnya program Abri Masuk Desa (AMD) hingga sekarang manfaat dari progam tersebut semakin dirasakan oleh masyarakat. Apalagi,Indonesia yang merupakan sebagian besar daerah perdesaan sehingga keterlibatan TNI dalam membangun sarana prasana dan infrastruktur wilayah masih relevan dan sesuai dengan koridor undang-undang.

"Contohnya dalam bentuk fisik dengan pembukaan akses jalan baru sepanjang 12 kilometer yang menghubungkan dua kecamatan dan tiga nagari ini tentu akan meningkatkan dan melancarkan sektor perekonomian masyarakat sekitar. Maka itu, peliharalah bersama hasil program TMMD ini agar usia pakainya akan lama dan manfaatnya juga dapat dinikmat masyarakat dalam kurung waktu yang cukup panjang," tutur Bakti Agus Fadjari.

Dilanjutkannya, Kepada Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) agar selalu melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD tersebut untuk dijadikan perbaikan pada masa mendatang. Selanjutnya, Danrem juga mengucapkan terimakasih kepada prajurit atas semangat dan dedikasi yang  ditunjukan dalam program TMMD tahun ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terimakasih banyak kepada TNI yang sukses dalam membangun suatu nagari menjadi lebih baik. Dengan program TMMD tersebut, sangat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Saya Mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI, karna berkat kerja kerasnya dapat membangun suatu Kampung menjadi lebih baik seperti di Tanjung Kandis ini. Kita doakan semoga semua amal yang diperbuat para TNI akan dibalas yang maha kuasa," pungkasnya.

Diakui Rusma Yul Anwar, pembukaan akses jalan sepanjang 12 kilometer tersebut sangat memberikan keuntungan dalam meningkatkan perekonomian kepada masyarakat, terutama dalam memproduksikan hasil pertanian. "Apalagi kebanyakan masyarakat sekitar banyak sebagai petani gambir, tentu dengan akses jalan baru dapat memaksimalkan produksi hasil petani itu," tutupnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir perwakilan dari Danlantamal, Danlanud, Kapolda, Dandim se-Korem 032/Wirabraja serta unsur forpimda. Usai upacara penutupan, para rombongan langsung meninjau lokasi TMMD di Kampung Tanjung Kandis, Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas.

Selanjutnya, Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari langsung meresmikan akses jalan baru 12 Kilometer tersebut berikut dengan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan satu Musala yang diberi nama Darul Amal. (Penrem 032/Wirabraja)

wwwwww