Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Politik
13 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
2
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
24 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
3
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Hukum
12 jam yang lalu
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
4
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
Peristiwa
23 jam yang lalu
Polisi Terus Usut Kasus Video Mesum Mantan Anggota DPRD
5
Hari Ini Pengumuman Hasil SBMPTN, Peserta Diminta Cermati Informasi dari PTN
Pendidikan
23 jam yang lalu
Hari Ini Pengumuman Hasil SBMPTN, Peserta Diminta Cermati Informasi dari PTN
6
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
Hukum
11 jam yang lalu
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Padang Gagal Raih Adipura, Kata Dewan Pemko Belum Peduli Terhadap Lingkungan

Padang Gagal Raih Adipura, Kata Dewan Pemko Belum Peduli Terhadap Lingkungan
Maidestal Hari Mahesa, Anggota Komisi IV DPRD Padang
Jum'at, 29 Juli 2016 18:49 WIB
Penulis: Agib Noerman

PADANG - Keprihatinan gagalnya Kota Padang gagal meraih Piala Adipura tidak hanya datang dari mantan Walikota Syahrul Ujud. Para legislator Gedung Bundar, Sawahan juga angkat bicara. Beragam komentar dari anggota DPRD Padang terkait kegagalan merebut Piala Adipura bermunculan.

Sekretaris Komisi III, Amrizal Hadi mengatakan kurang tegasnya penerapan aturan dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) ditambah kurangnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan merupakan salah satu faktor kegagalan.

"SKPD harus tegas menerapkan aturan dan kebijakan yang telah dibuat sendiri. Dengan kegagalan ini, Pemko harus mengevaluasi aturan yang berkaitan dengan kebersihan," kata anggota Fraksi Nasdem ini beberapa hari lalu.

Anggota DPRD lainnya, Maidestal Hari Mahesa mempertanyakan keseriusan Pemko dalam penerapan Perda Sampah yang telah disahkan. Menurut Esa, panggilan Maidestal, dirinya melihat sejauh ini Perda Sampah hanya semacam "macan kertas".

"Kurang seriusnya Pemko menerapkan Perda Sampah adalah sesuatu yang keliru, padahal apabila perda tersebut diterapkan berikut dengan sanksi-sanksinya maka akan memberikan efek jera bagi masyarakat," tegas Esa, Jumat (29/7/2016)

Esa juga mengkaji dari sisi anggaran. Dikatakan Esa, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) memiliki anggaran terbesar keempat pada APBD 2016.

Ketua Komisi III, Helmi Moesim dengan lebih bijak melihat kegagalan Kota Padang meraih Piala Adipura tidak hanya kesalahan DKP semata. Sebab, dalam penilaian Adipura beberapa sektor juga dinilai seperti air, pasar, drainase dan lainnya.

"Pemko Padang belum peduli terhadap lingkungan. Koordinasi antar SKPD terlihat sangat lemah dalam penerapan kebijakan," ungkap Helmi Moesim. (agb)


Loading...
www www