Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
22 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
2
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
22 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
3
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
21 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
4
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
Lingkungan
11 jam yang lalu
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
5
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
18 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
6
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Kesehatan
20 jam yang lalu
H+3 Lebaran saat Pandemi Covid-19, Aktivitas Warga Depok Mulai Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Pengendara Motor Tewas, Kasatlantas Sijunjung Bantah Akibat Ditendang Oknum Anggotanya

Pengendara Motor Tewas, Kasatlantas Sijunjung Bantah Akibat Ditendang Oknum Anggotanya
Ratusan orang dari daerah Muaro Gambok, Pasar Jum’at dan Jorong Pamatang Panjang, Kecamatan Sijunjung mendatangi Mapolres Sijunjung, Selasa (26/7) sekitar pukul 13.40 Wib. Massa menuntut oknum anggota lantas bertanggungjawab atas tewasnya seorang warga ak
Selasa, 26 Juli 2016 21:50 WIB

SIJUNJUNG - Ratusan orang dari daerah Muaro Gambok, Pasar Jum’at dan Jorong Pamatang Panjang, Kecamatan Sijunjung mendatangi Mapolres Sijunjung, Selasa (26/7) sekitar pukul 13.40 Wib. Massa menuntut oknum anggota lantas bertanggungjawab atas tewasnya seorang warga akibat sikap arogansi polisi saat melakukan razia.

Informasi yang diperoleh GoSumbar, aksi massa itu dipicu sikap oknum polisi lalu lintas yang diduga menendang seorang pengedara motor yang sengaja menghindari razia, Pengendara motor yang tewas bernama Alah Wahyudi (15).

Massa yang mulai beringas berupaya masuk Mapolres, akibatnya terjadi korban luka luka, kaca jendela Mapolres hancur berantakan dan sejumlah mobil polisi dirusak.

Saat dikonfirmasi GoSumbar, Kasat Lantas Polres Sijunjung AKP Alkhadri membantah informasi tersebut dan menilai berita yang berkembang memojokan jajarannya. Dijelaskan Alkhadri, jajarannya sudah bertindak sesuai prosedural.

"Tidak betul ada anggota saya menendang pengendara motor. Informasinya, korban memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi karena takut menghadapi petugas yang sedang razia. Maklum si pengendara berusia dibawah umur," ungkap Alkhadri.

Dikatakan Alkhadri, korban tidak siap menghadapi anggota. Anak dibawah umur tentu belum memiliki SIM dan surat kelengkapan kendaraan lainnya. "Kemungkinan pengendara juga tidak memakai helm," jelasnya.

Alkhadri mengakui pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. (TKP). Ditegaskannya, kalau memang ada oknum anggotanya yang menendang pengendara hingga tewas pihak kepolisian siap mengusut kasus tersebut. (**)

Editor : Agib Noerman
Kategori : Sijunjung, GoNews Group, Hukum

Loading...
www www