Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
GoNews Group
10 jam yang lalu
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
2
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
Sijunjung
12 jam yang lalu
Kapolres: Hasil Swab Personel Polres Sijunjung Negatif Covid-19
3
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
Sumatera Barat
11 jam yang lalu
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
4
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
12 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
5
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
Kesehatan
9 jam yang lalu
Bertambah 467, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air Hampir 27 Ribu
6
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
GoNews Group
10 jam yang lalu
Indonesia Buktikan Pancasila Kuatkan Masyarakat di Tengah Pandemi
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Satu Unit Rumah Terbakar di Pemukiman Padat Penduduk di Kota Payakumbuh

Satu Unit Rumah Terbakar di Pemukiman Padat Penduduk di Kota Payakumbuh
Kesibukan mobil Unit Pemadam Kebakaran Payakumbuh.
Jum'at, 08 Juli 2016 15:52 WIB
Penulis: Rino Candra
PAYAKUMBUH - Satu unit rumah kosong dipemukiman padat penduduk, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh terbakar sekitar pukul 13.00 Wib, Jumat (8/72016).

Pantauan Gosumbar.com dilokasi, Empat unit mobil pemadam kebakaran milik Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota serta polisi dan masyarakat terlihat bahu membahu memadamkan api.

Kebakaran ini sempat membuat panik warga kelurahan Piliang, karna lokasi kebakaran dipadati oleh rumah penduduk lainnya. Berkat kesigapan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Damkar Payakumbuh dan Limapuluh Kota, api dapat dipadamkan lebih kurang 20 menit. Sehingga api tidak merembet kebangunan rumah warga lainnya.

"Alhamdulillah berkat kerjasama, lebih kurang 20 menit api dapat dipadamkan," ungkap Dedi Mantan damkar Kota Payakumbuh didampingi Agus Irianto, petugas Damkar Limapuluh Kota.

Diketahui, rumah milik Nanik (57) sudah lama ditinggal dan tidak ditempati keluarganya. Anak dari pemilik rumah, Afdal (37) mengatakan, kebakaran yang melanda rumahnya diketahui saat petugas pemadam kebakaran mengisi ulang air di Kelurahan Padang Tinggi, Kecamatan Payakumbuh Barat.

"Saya terkejut mendengar jawaban dari petugas damkar, kalau lokasi kebakaran itu di kelurahan Piliang, tenyata rumah orang tua saya yang terbakar. Rumah ini telah lama tidak kami tempati, bersyukur sekali api tidak menjalar kerumah warga lainnya juga tidak korban jiwa akibat kebakaran ini," ungkap Afdal, kepada Wartawan.

Ancaman kebakaran rumah kosong padat penduduk patut diwaspadai bersama. Hal itu disampaikan Ahdion Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Payakumbuh sesudah melakukan pemadaman api terhadap rumah kosong ditinggal penghuni tersebut.

"Cuaca panas dan angin kencang, perlu kita perhatikan bersama, tidak hanya pohon tumbang, kewaspadaan warga terhadap rumah kosong tidak berpenghuni rentan dengan kebakaran. Apalagi daerahnya padat penduduk, karna api bisa saja menjalar ke rumah warga lainnya."

Sampai berita ini diturunkan, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan ratusan juta rupiah, sementara penyebab kebakaran belum diketahui. (Rino)

Editor : M Siebert
Kategori : Peristiwa, GoNews Group, Payakumbuh

Loading...
www www