Kurdi Minta Merdeka dari Irak setelah Mosul Bebas dari ISIS

Sabtu, 29 Oktober 2016 20:31 WIB
MOSUL - Perdana Menteri (PM) Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG), Nechervan Barzani, mengatakan, Kurdi akan memperbarui tuntutan merdeka dari Pemerintah Irak setelah Mosul dibebaskan dari kelompok ISIS. Menurutnya, Mosul bisa bebas dari ISIS dalam waktu sekitar tiga bulan.

Dalam sebuah wawancara hari Jumat dengan surat kabar Jerman, Bild, Barzani mengatakan pihak berwenang Kurdistan memutuskan untuk memperbarui tuntutan kemerdekaan dari Irak.

”Waktu telah lama matang untuk itu, tapi kami sedang berkonsentrasi pada perang melawan Daesh (ISIS),” kata Barzani.

Baca: Enam Negara NATO Bakal Kirim Angkatan Laut ke Laut Hitam

“Begitu Mosul dibebaskan, Kurdi akan bertemu dengan mitra di Baghdad dan berbicara tentang kemerdekaan kami,” lanjut Barzani. Menurutnya, Kurdi Irak telah menunggu kesempatan untuk merdeka dalam waktu yang terlalu lama.

”Kami bukan Arab, kami bangsa Kurdi. Pada beberapa titik akan ada referendum kemerdekaan Kurdistan, dan kemudian kami akan membiarkan orang memutuskannya,” lanjut dia.

Barzani mengatakan kemajuan di Mosul telah cepat sejauh ini. ”Kami telah mengambil distrik terpencil dengan cepat, tetapi tidak jelas seberapa kuat Daesh akan mempertahankan kota ini,” katanya.

”Jika semuanya berjalan dengan baik secara lebih jauh, saya meramalkan kota ini akan dibebaskan dalam tiga bulan,” katanya, yang dikutip Sabtu (29/10/2016). 

Editor:Kamal Usandi
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww