Cerbung Bagian ke-64

Nikah Siri: Siti tak Mau Berlama-lama Melihat Rusman dan Ratna

Nikah Siri: Siti tak Mau Berlama-lama Melihat Rusman dan Ratna
Jum'at, 20 Januari 2017 19:23 WIB
Penulis: Indra Wedhasmara
KETIKA USAI ACARA AQIQAH - dan para tamu undangan sudah pada bubar. Rusman dan Ratna belum juga beranjak. Keduanya masih saja duduk di tempat semula. Mereka sepertinya ada membawa kado yang kotaknya agak besar. Dan mungkin berharap agar kado itu mereka serahkan langsung pada Siti. Dan hal ini diketahui Siti setelah Emak mendatangi Siti ke kamarnya.

''Keluar lah Siti. Menenggang lah sedikit. Mereka akan menyerahkan kado untuk si kecil'' kata emak. Sementara Butet dan Faridah belum pulang. Keduanya seperti sedang mengawal Siti karena Rusman dan isterinya belum pulang. Begitu juga dengan Rizal masih saja duduk di bawah tenda kecil di depan rumah bersama dengan dua orang temannya.

Mungkin juga Rizal ingin pasang badan, jika terjadi sesuatu terhadap Siti. Siti sendiri tak bereaksi dengan ungkapan Emak itu. Dia masih saja duduk di tepi ranjang menyusui si kecil.

''Tak baik pula kalau kita berkeras-keras dalam situasi seperti ini'' kata emak lagi sambil melihat Butet dan Faridah. Sepertinya Emak berharap kedua sahabat dekat Siti itu juga mau melunakkan hati Siti.

''Aku bukannya mau ikut campur ya Siti. Apa yang dikemukakan Emak tadi betul juga. Kasihan juga kita melihatnya. Sepertinya si Rusman itu sudah takluk betul. Bagaikan oang tak bedaya lagi. Dan begitu pasrahnya,'' kata Faridah yang segera sadar kalau Emak inginkan mereka juga dapat meluluhkan sedikit rasa hati Siti yang sudah keras bagaikan batu cadas itu.

''Mungkin saat ini lah cara dia bisa bertemu. Dengan cara lain dia sudah mencoba. Tetapi gagal. Dia kan hanya mau menyerahkan kado...'' ujar Faridah lagi karena dilihatnya Siti tak bergeming dengan kata-katanya tadi.

''Tetapi tidak dengan si kecil ya Mak...?'' akhirnya Siti menerima permintaan Emak. Hanya saja dia belum mau kalau anaknya bertemu dengan Rusman.

''Ya.. yang penting kau temui dia. Itu saja'' kata Emak.Siti segera menyerahkan si kecil pada Faridah yang sudah tertidur. Dia keluar bersama Emak menemui Rusman dan Ratna di ruang tengah. Saat itu Rusman sedang berbincang-bincang dengan Ayah. Yang jelas perbincangan mereka bukan soal Siti dan anaknya. Tetapi mungkin masalah lain.

Munculnya Siti membuat perubahan mendadak di wajah Rusman yang terlihat tegang. Sementara Ratna begitu serius menatap wajah Siti yang segera duduk di depan Ratna setelah dia menyalami Rusman dan Ratna.

Suasana saat itu agak tegang., Siti hanya tertunduk saja. Dia tak ingin berlama-lama menatap Rusman dan Ratna. (Bersambung)

Cerita Sebelumnya

Cerita Selanjutnya...

Kategori:Ragam
wwwwww