Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Politik
16 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
17 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Sumatera Barat untuk Pertama Kali Tanpa Penambahan Kasus Covid-19
Sumatera Barat
18 jam yang lalu
Sumatera Barat untuk Pertama Kali Tanpa Penambahan Kasus Covid-19
4
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
Politik
16 jam yang lalu
Logo Garuda di Gerindra Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar
5
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Sumatera Barat
20 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
6
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Hukum
15 jam yang lalu
Tak Tahan Anu Suami Kecil, Karin Tega Selingkuh dan Tinggalin Mukidi
Loading...
Video > Umum >   Home >
Musik Unik Alua Katontong, Warisan Minangkabau

.SEBUAH pertunjukan musik nan unik salah satu warisan budaya Minangkabau, masih bertahan hingga kini. Alat musik yang menggunakan kayu dan batu dimainkan para orang tua yang diselingi dengan irama talempong. Musik inik ini, bernama alua katontong, kini masih bertahan di Kenagarian Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Alat musih ini menghasilkan irama khas, ketika alu berupa kayu ditumburkan pada batu pipih silih berganti. Iramanya asyik dan enak didengar pula. Iramnya berubah-ubah sesuai dengan tempo permainan. Bahkan, akan terasa syahdu ketika diiringi dengan alunan musik talempong. Irama musik, ada yang bernama alang babega, pedati singalang dan tari piring.

Menurut pemuka masyarakat di sana, alat musik ini dimainkan dalam pesta adat, pernikahan dan acara khusus dikanagarian, seperti pelantikan datuk dan walinagari. Menariknya, para pemain, mengenakan baju adat Minangkabau. Sedangkan para lelaki mengenakan baju hitam, bagaikan seorang pendekar silat. Alat musik talempong sendiri (sejenis gamelan) dinamakan dengan alat musik aguang janah.

Selesai melakukan pertunjukan, para pemain akan pulang ke rumah sambil membawa kayu dan batu yang digunakan sebagai alat musik.
www www