Tag: sejarah kabupaten-kota
Melawan Lupa
bermula-dari-50-rombongan-nah-beginilah-sejarah-kabupaten-limapuluh-kota
LIMA Puluh Kota kita kenal dengan masyarakatnya “yang ramah tamah dan setia, aianyo janiah, ikannyo jinak, sayaknyo landai, dalam nan indak tajangkau, dangka nan indak tasubarangi”. Nama Limo Puluh Kota diambil dari peristiwa  kedatangan 50 (Limapuluh ) rombongan yang datang  dari Pariangan Padang Panjang untuk mencari pemukiman baru di kaki Gunung Sago . Mereka berangkat dari Pariangan Padang Panjang, Sungai Jambu, Menuju Tabek Patah, Tanjuang Alam, Tungka, Bukik Junjuang Siriah, Bawah Burai, Aia Taganang, Padang Kubuang, Padang si Janti-janti, Lurah Pimpiang, Lurah Luak Kuntu, Lurah Basuduik, Lurah Sumua Sati, Lurah Jalan Binti, Ngalau dan sebagainya. 
melawan-lupa-dunsanak-ini-sejarah-kabupaten-agam
KABUPATEN Agam mempunyai sejarah yang panjang dan komplit, baik di bidang Pemerintahan maupun di bidang adat istiadat. Diawali dari Kerajaan Minangkabau pada pertengahan abad ke-17, dimana rakyat Minangkabau telah memanggul senjata untuk berontak melawan penjajahan Belanda.
melawan-lupa-ini-cerita-sejarah-kota-sejuk-padang-panjang-lho
PADANG PANJANG - “Padang Panjang adalah kota yang berbahagia,” demikian tulis Ali Akbar Navis, pengarang Robohnya Surau Kami yang fenomenal itu. Di sana ada batu kapur yang memberi hidup, ada sawah, ada sungai yang memberi hidup, ada rel kereta yang memberi hidup “walau kadang orang mati juga dilindasnya,” kata Navis lagi.
Melawan Lupa
dekat-dengan-riau-dan-jambi-inilah-sejarah-kabupaten-dharmasraya
KABUPATEN Dharmasraya merupakan kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung yang diresmikan tanggal 7 Januari 2004 oleh Presiden RI secara simbolik di Istana Negara. Dibentuk berdasarkan Undang Undang Nomor 38 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat di Provinsi Sumatera Barat yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat atas nama Menteri Dalam Negeri pada tanggal 7 Januari 2004.
melawan-lupa-beginilah-sejarah-berdirinya-kota-solok
KOTA  Solok dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Kecil dilingkungan Daerah Sumatera Tengah junto Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1970 tentang Pelaksanaan Pemerintah Kotamadya Solok dan Kotamadya Payakumbuh.
Malawan Lupa
berbatasan-dengan-sumut-dan-riau-inilah-sejarah-pembentukan-kabupaten-pasaman
PADA zaman Belanda Kabupaten Pasaman termasuk Afdeling Agam, afdeling ini dikepalai oleh seorang asisten residen. Afdeling Agam terdiri atas 4 onder afdeling, yaitu : Agam Tuo, Maninjau, Lubuk Sikaping dan Ophir. 
Melawan Lupa
dunsanak-iko-sejarah-ringkas-kota-galamai-payakumbuh
MENURUT sejarah asal nama Kota Payakumbuh terdiri dari dua kata yaitu Payo dan Kumbuah. Payo dalam bahasa Indonesia berarti rawa-rawa dan kumbuh adalah sejenis tanaman yang dahulunya banyak tumbuh subur di daerah rawa di Kenagarian Koto Nan Gadang pusat kota sekarang. Asal nama tersebut dikenal dengan sebutan Payakumbuhyang kemuadian menjadi salah satu kota berkembang di Propinsi Sumatera Barat.
Melawan Lupa
begini-sejarah-singkat-negeri-1000-rumah-gadang-kabupaten-solok-selatan
KABUPATEN Solok Selatan adalah salah satu diantara 19 Kabupaten/Kota yang ada dalam wilayah Propinsi Sumatera Barat. Kabupaten Solok Selatan sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Solok. Pada masa penjajahan Belanda, Kabupaten Solok disebut juga dengan Afdeeling Solok kemudian setelah Indonesia merdeka berubah menjadi Kabupaten Solok.
Melawan Lupa
mari-bernostalgia-ini-sejarah-ringkas-kota-pryaman-eh-pariaman
PARIAMAN di zaman lampau merupakan daerah yang cukup dikenal oleh pedagang bangsa asing semenjak tahun 1.500-an. Catatan tertua tentang Pariaman ditemukan oleh Tomec Pires (1446-1524), seorang pelaut Portugis yang bekerja untuk kerajaan Portugis di Asia. Ia mencatat telah ada lalu lintas perdagangan antara India dengan Pariaman, Tiku dan Barus. Dua sampai tiga kapal Gujarat mengunjungi Pariaman setiap tahunnya membawa kain untuk penduduk asli yang dibarter dengan emas, gaharu, kapur barus, lilin dan madu. Pires juga menyebutkan bahwa Pariaman telah mengadakan perdagangan kuda yang dibawa dari Batak ke Tanah Sunda.
Melawan Lupa
sanak-kasadonyo-ini-sejarah-singkat-kabupaten-padang-pariaman
MASYARAKAT Padang Pariaman, masih menurut narasi tambo, turun dari darek minangkabau, dari pedalaman tengah sumatera. penduduk daerah ini menurut laporan tahunan pemerintah daerah, berdasarkan pengakuan dari masyarakat padang pariaman sendiri, barasal dari paguruyung Batusangkar, yang terletak di darek Minangkabau (Pemda Tk I Sumbar, 1978;7). 
wwwwww