Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
16 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
2
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Anas Nasikhin: Debat Adian Vs Erick Tohir, Gak level
3
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
Padang
14 jam yang lalu
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
4
Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi
Kesehatan
20 jam yang lalu
Ikut Mandikan dan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19, Ratusan Warga Desa Diisolasi
5
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
Politik
14 jam yang lalu
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
6
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
Politik
23 jam yang lalu
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
Loading...
Tag: pahlawan nasional asal sumbar
Seri Pahlawan Nasional Asal Sumbar
PAHLAWAN NASIONAL asal Sumatera Barat ini, dikenal sebagai pakar hukum adat. Ia pernah menjabat sebagai Mendagri pada Kabinet Ali Sastroamidjojo I. Namanya, Prof. Dr. Hazairin, lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 28 November 1906 dan meninggal di Jakarta, 11 Desember 1975 pada umur 69 tahun. Ia menjabat Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo I. Hazairin lahir di tengah-tengah keluarga taat beragama, dari pasangan Zakaria Bahri (Bengkulu) dan Aminah (Minangkabau). Ayahnya adalah seorang guru dan kakeknya, Ahmad Bakar, adalah seorang ulama. Dari kedua orang tersebut, Hazairin mendapat dasar pelajaran ilmu agama dan bahasa Arab.
Seri Pahlawan Nasional Asal Sumbar
NAMA Ilyas Ya'kub di kampung halamannya Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar diabadikan di dua tempat. Satu sebagai nama jalan dan kedua sebagai nama sebuah stadion di Kota Painan. Ia merupakan Pahlawan Nasional Sumatera Barat. H. Ilyas Ya'kub (juga dieja Ilyas Yacoub) lahir di Asam Kumbang, Bayang, Pesisir Selatan, Hindia Belanda, 14 Juni 1903. Ia meninggal di Koto Barapak, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Agustus 1958 pada umur 55 tahun. Ia ditetapkan sebagai pahlawan melalui Surat Keputusan Presiden No. 074/TK/1999 bertanggal 13 Agustus 1999.
Seri Pahlawan Nasional Asal Sumbar
SUMATERA Barat disebut sebagai salah salah satu provinsi gudangnya para pahlawan. Terakir, Sumbar mengusulkan nama Roehana Koeddoes sebagai pahlawan dan kini sedang dalam proses. Mudah-mudahan tahun 2016, perempuan perkasa yang juga merupakan wartawati pertama Indonesia ini, bisa pula disahkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah RI.
www www