Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Kalahkan DNPro di Final,Tim Victim Juara Youth Esport Piala Menpora 2021

Kalahkan DNPro di Final,Tim Victim Juara Youth Esport Piala Menpora 2021
Menoora Zainudin Amali saat menyerahkan Piala Menpora 2021. (Foto: Kemenpora.go.id)
Minggu, 06 Juni 2021 17:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Tim Esports Victim sukses merebut gelar juara Youth Esports Piala Menpora 2021. Dalam laga final yang menggunakan permainan best of three, Victim mengalahkan DNPro dengan skor akhir 2-0.

Youth Esports Piala Menpora 2021 yang memperebutkan total hadiah Rp200 juta ini diikuti 14 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Grand Final ini diikuti oleh empat peserta, yakni Victim Esports dan Kings Esports dari Jakarta, Next Level Esports dari Bandung, serta DNPro dari Malang.

Saat resmi menutup ajang yang digelar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Jawa Timur (Jatim) tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indoensia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan apresiasi dan terimakasinha kepada panitia pelaksana, pengurus DPD AMPI Jawa Timur, DPP AMPI, PB Esports Indonesia serta para sponsor yang telah ikut mensukseskan acara itu.

“Apresiasi dan terimakasih kepada AMPI Jatim dan seluruh panitia yang telah mengemban amanah dari Kemenpora, amanah dari sponsor dan kepecayaan publik terhadap suksesnya gelaran ini," kata Menpora Zainudin Amali saat menutup event yang digelar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Jawa Timur (Jatim) ini.

Menpora Amali menilai bahwa Esport merupakan salah satu tempat penyaluran bakat bagi anak-anak muda, dari pada mereka melakukan hal-hal yang ada di jalur negatif.

“Maka kemudian diwadahi dengan Esport Indonesia, saya juga akhirnya baru tahu tujuan pak Budi Gunawan (Ketum PB Esport Indonesia) sangat baik, sangat mulia sehingga anak-anak muda terwadahi. Dan perputaran uang kalau dhitung seluruh dunia bukan bicara juta tapi milaiaran dollar di dalam olahraga ini,” ujar Amali.

Selain itu, menurut Amali, olahraga ini pesertanya dapat bertanding dari mana saja dan juaranya bisa siapa saja karena sangat menjunjung sportifitas dan fairness serta hasilnya tidak dapat diatur seperti olahraga yang dilakukan seperti olahraga lainnya. Hal itu terbukti saat 2019 lalu. Kala itu, Indonesia menjadi tuan rumah Esports Piala Presiden yang pesertanya 170 ribuan dari berbagai negara.

“Olahraga ini olahraga yang menjunjung tinghi sportifitas, fairness bukan karenan kita tuan rumah lalu kita juara. Hari ini kita buktikan penyelengaraan di Surabaya, Jawa Timur. Tapi yang lolos 4 besar tidak ada satupun tim dari Surabaya. Padahal pesertanya paling banyak di Surabaya,” jelasnya.

Dengan demikian, Menpora meyakini panitia penyelenggara serius mengurus kegiatan tersebut. Dia pun berharap penyelenggara terutama AMPI Jawa Timur untuk merawat hubungan hubungan dan komunikasi dengan para sponsor yang telah terlibat dalam acara ini.

“Tanpa bantuan sponsor tIdak akan ada kegiatan ini. Dijaga kepercayaan sponsor, supaya kalau tahun depan AMPI Jawa Timur masih mau melaksanakan lagi karena sudah kredibel, trust sudah dapat,” jelasnya.

Menurutnya, turnamen esports ke depan tidak harus menggunakan nama Menpora dan dipersilakan menggunakan title kejuaraan lainnya. "Menpora hanya di awal saja silakan bawa nama title yang lain. Yang penting kesuksesan Youth Epsorts Tournament 2021 yang sudah anda lakukan itu bisa menjadi benchmark untuk AMPI di daerah lainnya,” harapnya.

Menpora Amali pun menyampaikan terimakasih atas partisipasi 14 ribuan tim yang telah mengikuti acara ini. “Saya ucapkan terimakasih atas partisipasi anda. Tanpa kehadiran anda Youth Esports Piala Menpora 2021 ini tidak akan berarti apa-apa dan kepada yang sudah masuk 4 besar atau final saya ucapkan selamat,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPD AMPI Jawa Timur Pranaya Yudha Mahardika mengatakan acara ini digelar sejak tanggal 17 April 2021 dan diikuti 14 ribu peserta dari seluruh Indonesia. Total hadiah senilai 200 juta dan Piala Menpora.

"Youth Esports Piala Menpora alhamdulillah diikuti oleh 14 ribu pendaftar. Ini adalah suatu yang luar biasa yang mana sebelumnya kami tidak menyangka bahwa peminat dari Esport di Indoensia secara nasional bisa sebanyak ini dalam waktu yang singkat kami susun kepanitiaan dan kami iklankan,” ujarnya.

Menurut dia, 14 ribu tim tersebut telah bertanding hingga menyisahkan 4 tim dalam laga final. 4 tim yang masuk 4 besar antara lain dari Jakarta sebanyak 2 tim, Bandung 1 tim dan 1 tim dari Malang Jawa Timur. 

“Alhamdulillah semua sudah selsai dan kami sudah melengkapi seluruh juara yang ada di Youth Esports Piala Menpora 2021. Kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya terutama kepada pak Menpora RI beserta seluruh jajaran,” jelasnya.***

wwwwww