Home  /  Berita  /  Peristiwa

Bangkitkan Nilai-nilai Kebangsaan Lewat Semangat Harkitnas

Bangkitkan Nilai-nilai Kebangsaan Lewat Semangat Harkitnas
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (Ist)
Kamis, 20 Mei 2021 19:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Semangat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) diharapkan mampu membangkitkan nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki anak bangsa untuk modal menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi di masa depan.

"Saya meyakini sebagian anak bangsa ini sudah memiliki nilai-nilai luhur yang diwarisi para pendiri bangsa. Buktinya, saat terjadi bencana nasional, jutaan masyarakat bersatu dan bergerak secara suka rela menyumbangkan harta bendanya untuk membantu para korban bencana," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/5/2021), memperingati 113 tahun Hari Kebangkitan Nasional.

Menurut Lestari, saat ini bangsa Indonesia membutuhkan momentum untuk membangkitkan nilai-nilai kebangsaan yang ada di setiap anak bangsa.

Berbagai upaya kreatif, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, sangat diperlukan untuk menciptakan momentum tersebut.

Nilai-nilai kebangsaan yang diwarisi para pendiri bangsa, seperti yang terkandung dalam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan UUD 1945, yang biasa disebut empat konsensus kebangsaan itu, menurut Rerie, sangat relevan untuk menjadi dasar bersikap bagi anak bangsa untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa ini

Berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, tambah anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, seperti antara lain upaya pengendalian Covid-19, persatuan dan nasionalisme serta kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan warisan para pendiri bangsa.

Nilai-nilai persatuan, gotong-royong dan nasionalisme yang terkandung dalam empat konsensus kebangsaan itu, tegas Rerie, diharapkan mampu menjawab tantangan yang dihadapi anak bangsa saat ini.

Selain menciptakan momentum untuk membangkitkan semangat anak bangsa dalam menjawab setiap tantangan, Rerie berpendapat, para pemangku kepentingan juga berkewajiban menanamkan nilai-nilai kebangsaan itu kepada generasi anak bangsa yang sama sekali belum memilikinya.

Diakui Rerie, pada tahapan tertentu dalam pembangunan bangsa ini tercipta ruang kosong karena para pemangku kepentingan di masa lalu sempat abai dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan terhadap anak bangsa.

Agar bangsa ini bisa segera bangkit, jelas Rerie, berbagai upaya untuk membangkitkan nilai-nilai kebangsaan dari anak bangsa harus terus dilakukan, lewat menanamkan nilai-nilai tersebut dan berbagai upaya untuk membangkitkannya.***

wwwwww