Home  /  Berita  /  Hukum

Korupsi Bansos Covid-19 Harus Diperdalam, Novel: Korupsi Terbesar yang Saya Pernah Perhatikan

Korupsi Bansos Covid-19 Harus Diperdalam, Novel: Korupsi Terbesar yang Saya Pernah Perhatikan
Ilustrasi KPK menangani kasus dugaan korupsi bansos. (foto: dok. ist./tempo.co)
Rabu, 19 Mei 2021 07:46 WIB
JAKARTA - Penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Novel Baswedan, menyatakan bahwa kasus dugaan korupsi Bansos (bantuan sosial) mesti diteliti lebih jauh.

"Kasus ini nilainya puluhan triliun. Bahkan saya rasa seratus triliun nilai proyeknya dan ini korupsi terbesar yang saya pernah perhatikan," kata Novel kemarin, sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari CNN Indonesia, Rabu (19/5/2021)

KPK telah memproses kasus Bansos Covid-19 Jabodetabek dan mentersangakakan beberapa orang termasuk eks Mensos RI yang merupakan kader PDIP. Nama dan inisial lain yang diduga kader banteng juga sempat menyeruak namun belakangan dikabarkan hilang dari dakwaan.

Kata Novel, kasus serupa juga terjadi di seluruh daerah di Indonesia dengan pola yang sama sehingga perlu penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasatgas penyidik kasus bansos dan 74 pegawai KPK lainnya saat ini dinonaktifkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri usai dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan. Novel menyayangkan hal tersebut.

Diketahui, Kasatgas penyidik kasus Bansos adalah Andre Dedy Nainggolan. Ia berhasil menyeret mantan Menteri Sosial ke muka persidangan.

Andre juga ditemani oleh penyidik Praswad-yang juga dinonaktifkan-yang berhasil menetapkan lima tersangka hingga ke meja hijau.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Hukum
wwwwww